Panpel Persatu Tuban Belum Hitung Kerugian Usai Bentrok Suporter

0
Polisi redam bentrok kedua suporter di luar Stadion Bumi Wali Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Panitia pelaksaan (Panpel) Persatu Tuban tengah menghitung kerugian akibat bentrok suporter Tuban dengan PSIM Yogyakarta pada pertandingan ke enam Liga 2 Indonesia, di Stadion Bumi Wali Tuban, Sabtu sore, (20/7/2019).

“Belum berhitung pasti mas (kerugian panpel, red),” kata Ketua Panpel Persatu Tuban, Slamet Dwiyanto, Minggu, (21/7/2019).

Bentrok kedua suporter tersebut membuat beberapa fasilitas yang ada di stadion rusak parah. Diantaranya, pagar pembatas sektor tribun, pintu, dan lain sebagainya. Bahkan, belasan pendukung dari kedua tim terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena lemparan batu dalam kejadian tersebut.

Hingga berita ini selesai ditulis, Panpel Tuban belum berani menyebutkan secara detail kerugian materi paska kerusuhan berdarah antar kedua suporter tersebut. Namun begitu, pihak panitia menaksir kerugian tidak sampai ratusan juta.

“Gak sampek kalau ratusan,” ungkap Slamet Dwiyanto.

Sebatas diketahui, laga tersebut disaksikan ribuan pendukung, dan diakhiri pertandingan terjadi tawuran antar kedua pendukung. Hal itu di picu karena tuan rumah Tuban kalah 2-0 atas PSIM Yogyakarta. Kericuhan antar kedua suporter juga berlanjut di luar stadion dengan saling lempar batu.

Baca : https://www.halopantura.com/mencekam-persatu-tuban-lawan-psim-yogyakarta-dinodai-aksi-lempar-batu/

Untuk meredam gesekan, anggota kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan hingga beberapa kali. Namun massa dari kedua tim tetap beringas yang mengakibatkan belasan orang luka akibat terkena lemparan batu.

Tak hanya itu, satu suporter Tuban dikabarkan jatuh dari atas tribun dalam insident tersebut. Mengakibatkan luka pendarahan dibagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit guna perawatan medis.

Baca : https://www.halopantura.com/bentrok-berdarah-di-markas-tuban-21-suporter-diamankan-polisi/

Dalam insident itu, sebanyak 21 suporter Persatu Tuban diamankan aparat kepolisian. Mereka diamankan lantaran diduga ikut terlibat dalam kerusuhan tersebut. (rohman)

Tinggalkan Balasan