Pasca Laka Kerja, DPRD Bakal Evaluasi Penerapan K3 di PLTU Tuban

1
Agung Supriyanto, Ketua Komisi A DPRD Tuban.

halopantura.com Tuban – Komisi A DPRD Tuban merasa prihati atas insident kecelakaan kerja yang terjadi di area PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-Awar, di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Selain itu, dalam waktu dekat wakil rakyat juga akan turun ke lapangan untuk memintai keterangan dari penyebab kecelakaan kerja tersebut. Hal itu dilakukan agar perusahaan selalu menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan baik.

“Kita ikut prihatin atas kejadian itu. Karena Bupati Tuban baru saja memperoleh penghargaan sebagai pembina K3 terbaik peringkat lima tingkat provinsi Jawa Timur, tetapi sudah ada kejadian tersebut,” jelas Agung Supriyanto, Ketua Komisi A DPRD Tuban, Senin, (22/1/2018).

Baca : https://www.halopantura.com/bupati-tuban-kembali-sabet-penghargaan-pembina-k3-terbaik-tingkat-jatim/

Menurutnya, paska kejadian itu akan dilakukan evaluasi buat perusahaan supaya selalu memperhatikan prosedur K3 dengan baik dan benar. Serta akan diagendakan kunjungan ke lapangan dalam rangka memintai keterangan akibat kecelakaan tersebut.

“Kita jadwalkan bulan Febuari nanti akan melakukan kunjungan baik di PLTU maupun TPPI Tuban, karena dua tempat itu ada kejadian kecelakaan kerja,” jelas Agung Supriyanto.

Baca : https://www.halopantura.com/korban-luka-bakar-tppi-tuban-akhirnya-dirujuk-ke-surabaya/

Lebih lanjut, politisi senior asal PAN Tuban menjelaskan, jika nanti ditemukan adanya keteledoran yang dilakukan perusahan dengan mengabaikan keselamatan pekerja. Maka akan menjadi catat dewan untuk disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan evaluasi kedapan supaya kejadian serupa tidak terulang.

“Kita berharap semua perusahan selalu mengutamakan keselamatan kerja buat para pekerja maupun karyawan. Hal itu untuk meminimalisir resiko kecelakan kerja,” harap Agung Supriyanto yang juga Ketua DPD PAN Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, Mustafiin (35) harus di rujuk ke rumah sakit Eliszabeth Surabaya lantaran mengalami luka berat setelah terjatuh dari lantai 2 PLTU  Tanjung Awar-awar Tuban, Sabtu, (20/1/2018). Pekerja asal Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Tuban terjatuh ketika mengecek area di Transfer Tower 1 (TT 1) yang berada lantai 2.

Baca : https://www.halopantura.com/laka-kerja-di-pltu-tanjung-awar-awar-tuban-satu-pekerja-dirujuk-ke-rumah-sakit-surabaya/

Naas saat pengecekan itu, korban nenginjak plat besi yang sudah berkarat. Karena tidak kuat menahan beban korban akhirnya plat tersebut ambrol yang mengakibatkan korban terjatuh sampai ke lantai satu.

Baca : https://www.halopantura.com/polres-tuban-menilai-laka-kerja-di-pltu-tuban-jarang-dilaporkan/

(rohman)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan