Pecahan Uang Rp 2.000 Banyak Diburu Untuk Lebaran

0
Salah satu jasa penukaran uang di jalan Basra Tuban. (Musyafa’)

halopantura.com Tuban – Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, jasa penukaran uang lebaran mulai ramai bermunculan di beberapa jalan strategis Kota Tuban. Namun sampai saat ini masih terbilang sepi dalam jasa penukaran uang itu, Sabtu, (10/5/2017).

Pecahan uang kertas Rp 2.000 dengan nuansa warna abu – abu nampaknya paling banyak diburu oleh masyarakat. Uang kertas baru bergambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin itu menjadi primadona dalam jasa penukaran uang lebaran.

Selanjutnya, uang pecahan Rp 5.000 dengan nuansa warna coklat juga terbilang laris dalam penukaran uang. Sedangkan uang kertas pecahan Rp 10.000 dengan nuansa warna ungu terpantau masih sepi atau jarang diminati masyarakat.

“Paling banyak masyarat menukar uang lebaran dengan uang kertas Rp 2.000, dan uang kertas Rp 10 ribu masih jarang dipilih masyarakat,” terang Darno, salah satu penjual jasa penukaran uang.

Menurut Darno untuk hari ini penukaran uang masih terbilang sepi dibanding tahun yang lalu. Salah satunya adalah banyaknya lokasi penukaran uang dibeberapa jalan kota Tuban.

“Sepanjang jalan Basra ini banyak sekali yang melayani penukaran uang lebara,” terang Darno yang menekuni usaha itu lebih dari empat tahun.

Lebih lanjut, Darno mengaku jika mendekati lebaran, maka penukaran uang akan semakin meningkat. Terkhusus masyarakat memilih untuk menukar uang pecahan Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu.

“Lebaran kurang lima hari, pasti ramai,” terang Darno.

Sementara itu, Sari salah satu masyarakat yang datang ingin menukarkan uang, mengaku memilih uang kertas Rp 2.000 karena dapat uang pecahan banyak. Selanjutnya, uang itu untuk persiapan lebaran di kampung halaman.

“Rencanya akan pulang kampung di Bojonegor pada Minggu depan, makanya tukar uang dulu mas. Nanti uang ini dikasihkan anak-anak saat lebaran,” kata Sari ketika ditemui di jalan Basra Tuban. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan