Pelaku : Ingin Hidup atau Mati?, Uang Warga Rengel Dikuras

0
Anggota ketika melakukan pemeriksaan dirumah korban.

halopantura.com Tuban – Ingin hidup atau mati?. Itulah ancaman pelaku ketika menjalankan aksinya didalam rumah milik Karmijan (53) di Dusun Jetis, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel – Tuban.

Karena merasa takut akhirnya uang tunai Rp 15 juta milik korban yang tersimpan didalam rumah diserahkan kepada pelaku. Dalam aksinya pelaku menggunakan penutup wajah berwarna hitam, dan kini pelaku masih buron.

“Kasus itu masih proses penyelidikan, anggota telah mendatangi rumah korban untuk mengumpulkan bukti-bukti kejadian,” jelas Iptu Agus EP, Kasubbag Humas Polres Tuban, Sabtu, (17/2/2018).

Humas Polres menceritakan kejadian itu bermula saat malam dini hari sekitar pukul 00.30 Wib. Saat itu korban bersama keluarganya sedang tidur didalam rumahnya.

Tak lama berselang, tiba-tiba pelaku dengan ciri-ciri seorang laki-laki sambil mengenakan jaket warna hitam dan penutup wajah masuk didalam rumah korban. Seketika itu, pelaku langsung masuk dikamar korban untuk membangunkan sambil mengancam.

“Hasil keterangan saksi, pelaku didalam rumah itu meminta uang sebesar Rp 10 juta kepada korban sambil berkata ingin hidup apa mati?,” jelas Iptu Agus EP.

Karena takut, Ari Mahmudi, anak korban langsung mengambilkan uang sebesar Rp 10 juta yang tersimpan di dalam lemari. Selanjutnya uang tersebut diserahkan kepada pelaku yang mengenakan penutup wajah itu.

Tidak berhenti disitu, pelaku kembali meminta uang lagi Rp 5 juta kepada korban. Anak korban pun kembali mengambilkan uang yang diberikan kepada pelaku.

“Setelah mendapat uang sejumlah Rp 15 juta, pelaku keluar rumah lewat pintu rumah bagian balakang,” terang Iptu Agus EP mantan KBO Satlantas Polres Tuban.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Rengal. Mendapat laporan anggota langsung datang dilokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perakara (TKP) dan memintai keterangan beberapa saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus itu masih dikembangkan,” tegas mantan KBO Satlantas Polres Tuban. (rohman)

Tinggalkan Balasan