Pelaku Usaha di Jombang Dituntut Berinovasi

0
Tjaturina (nomor empat dari kiri) bersama tim ketika mengunjungi pameran UKM.

halopantura.com Jombang – Banyak produk-produk unggulan dan potensi dimasing-masing desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Para pelaku usaha diharapkan untuk semakin mengasah keterampilan, kreatif, inovatif, meningkatkan kapasitas teknologi dan proses produksi, ketersediaan bahan baku dan bahan pendukung serta terus menambah wawasan melihat pasar.

Demikian diungkapkan, Tjaturina Yuliastuti Wihandoko, Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Indonesia) Kabupaten Jombang saat memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha se Kabupaten setempat, Minggu (24/12/2017) kemarin.

“Produk kerajinan, mamin dan lain lain yang ada di Kabupaaten Jombang ini sudah bagus, punya pasar, namun perlu berinovasi, membenahi desain dan kemasan, legalitas usaha, standarisasi produk, pemasaran serta permodalan, juga terus menjaga dan meningkatkan kualitas agar berdaya saing,” tutur Tjaturina.

Ia mengatakan, kemajuan ekonomi di Kabupaten Jombang, khususnya dan Jawa Timur pada umumnya tidak lepas dari peran serta para pelaku usaha, UKM, IKM, Koperasi dan Perbankan yang memberikan andil besar dalam penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Tjatur mengungkapkan, dirinya selalu menekankan penting legalitas usaha, merk, kartu nama, hingga pentingnya semangat untuk berpromosi di medsos, showroom Dekranasda, dan juga rajin mengikuti pameran.

“Kadang produknya bagus, tapi karena tidak ada kartu nama, tidak ada promosinya, ketika ada yang mau order kembali, orang tidak tahu harus dicari kemana alamatnya,” ujar Tjaturina

Sementara itu, Sutrisno, perajin batik cokelat dari Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek mengaku, sering mengikuti pameran meskipun terkadang tidak laku. Menurut dia, berkat mengikuti pameran dengan membawa produk-produk terbaik dan kartunama, kini banyak masyarakat yang mencari dan order hasil kerajinan batiknya.

“Bahkan hasil karya batiknya kini sudah di gandeng oleh desainer terkenal Lia Afif untuk di pemerkan di ajang Jogya Fashion Week. Harapannnya dapat berkembang hingga ke luar negeri,” ucapnya. (fin/roh)

Tinggalkan Balasan