Pelatih Persatu Tuban Mundur, Purwanto: Ini Bukan Desakan Suporter

0
Purwanto, ketika memberikan keterangan dalam jumpa pers usai pertadingan Persatu Tuban lawan Persis Solo, di Stadion Bumi Wali Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pelatih Persatu Tuban, Purwanto Suwondo resmi mengundurkan diri setelah timnya di tahan imbang 1-1 oleh kesebelasan Persis Solo pada kompetisi lanjutan Liga 2 Indonesia, bermain di Stadion Bumi Wali Tuban, (24/7/2019).

“Hari ini berat buat saya. Hari ini saya tidak menjadi pelatih Persatu Tuban, dan saya mengundurkan diri,” kata Purwanto Suwondo dalam jumpa pers usai pertandingan.

Purwanto panggilan akrabnya mengaku, telah berusaha selama dua bulan lebih bersama Persatu Tuban. Termasuk bersama teman-teman telah berusaha memberikan yang terbaik buat Persatu, dan hasilnya masih belum maksimal.

“Saya mundur karena dorongan saya sendiri, tidak ada dorongan dari Managemen, atau suporter,” tegas Purwanto.

Setelah ini, ia mengaku akan melakukan introspeksi diri dan lebih banyak belajar lagi. Serta menyampaikan terima kasih buat masyarakat Tuban, Managemen, dan para suporter yang selama ini telah memberikan dukungan.

“Saya berharap dengan bergantinya pelatih baru. Teman-teman bisa menjadi sukses dan menjadi kompak. Karena kesuksesan dilandasi dari kekompakan tim yang memiliki visi-misi bersama,” tambah Purwanto.

Usai mundur, Purwanto belum menentukan apakah akan tetap berkarir di dunia sepak bola atau tidak. “Saya masih berfikir ulang lagi untuk karir saya, dengan saya akan bersama keluarga dulu,” terangnya.

Lebih lanjut, Purwanto mengaku telah bulat mundur dari kursi Pelatih Persatu Tuban.  Sebab, dalam tujuh pertandingan yang telah dilakoni Persatu di Liga 2 Indonesia belum membuahkan hasil maksimal.

“Jika Managemen tetap mempertahankan saya, maka saya akan tetap mundur. Karena saya merasa belum bisa membangun tim ini untuk lebih baik, dan mudah-mudahan tanpa ada saya Persatu Tuban lebih baik,” jelasnya.

Sebatas diketahui, sejak menit pertama tim Laskar Ronggolawe julukan Persatu Tuban bermain menyerang. Hasilnya, Taufan Hidayat berhasil mencetak gol di menit 20. Skor 1-0 unggul untuk Persatu bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, mereka  bermain dengan tempo menyerang. Tetap tuan rumah justru kecolongan dengan gol pemain Persis Solo Muhamad Isa di menit 75. Skor sama 1-1 berakhir hingga pertandingan usai.

Skor imbang itu, membuat Persatu Tuban untuk sementara masih mendekam di posisi paling buncit di grup wilayah Timur dengan perolehan 5 poin dari tujuh pertandingan. (rohman)

Leave a Reply