Pemandu Lagu Karaoke Ilegal Kalitidu Diamankan Satpol PP Bojonegoro

0
Pemandu lagu dan sepasang remaja berada di kantor Satpol PP. (Galuh Setiyadi)
Pemandu lagu dan sepasang remaja berada di kantor Satpol PP. (Galuh Setiyadi)

Halopantura.com Bojonegoro – Satu Pemandu Lagu (PL) terpaksa di glandang di kantor Satpol PP Bojonegoro karena bekerja di tempat karaoke ilegel di Desa Cengungklung, Kecamatan Kalitidu. Pengamanan itu dilakukan petugas dengan mengelar razia dibeberapa tempat yang disebabkan di Bojonegoro marak beroperasi karaoke ilegal, Minggu malam, (19/3/2017).

Selain itu, patroli petugas  yang mengerahkan satu regu berjumlah kurang lebih lima personel juga menemukan enam botol minuman keras berbagai jenis. Miras tersebut ditemukan di salah satu tempat karaoke yang berada di Kecamatan Kalitidu.

Kasi Satlinmas Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, Benny Subiakto menjelaskan, patroli dilakukan guna menegakkan Perda Nomor 15 tahun 2015 tentang Trantibum. Sejumlah tempat karaoke yang disisir oleh petugas itu rata-rata tidak memiliki ijin resmi atau ilegal.

“Dalam patroli rutin yang kami laksanakan, kami mendapati satu pemandu lagu di salah satu tempat karaoke yang ada di Desa Cengungklung Kecamatan Kalitidu. Satu pemandu lagu kami bawa kekantor karena tidak dapat menunjukkan kartu identitas. Selain pemandu lagu kami juga mengamankan beberapa miras berbagai jenis,” katanya, Senin (20/3/2017).

Selain mengamankan satu pemandu lagu, petugas juga mengamankan satu pasangan remaja yang sedang bermesaraan di dalam alon-alon Kota Bojonegoro. Sebelumnya, petugas sudah mengendus ketika sepasang remaja tersebut masuk kedalam Alon-alon.

Sepasang remaja yang terjaring Satpol PP tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Mereka digelandang petugas karena bermesaraan ditempat gelap sekitar pukul 22.00 Wib.

“Dalam razia itu kita juga mengamankan sepasang remaja tanpa membawa kartru identitas yang sedang berpacaran di dalam alon-alon ditempat yang gelap,” terang Benny Subiakto.

Dikantor Satpol PP, mereka yang diamankan hanya diberikan sanksi administrasi berupa mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali. Selain itu, mereka juga diberikan pembinaan secara tegas oleh petugas Satpol PP. (gal/roh)

Tinggalkan Balasan