Pembangunan Pasar Besar Tuban, Hutama Karya Investasi Capai Rp 280 Miliar

0
Site plan kawasan pasar besar Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pemkab Tuban tengah melakukan kerjasama dengan PT Hutama Karya (Persero) untuk membangun kawasan Pasar Besar Tuban (PBT). Perusahaan plat merah itu menyiapkan investasi sekitar Rp 280 miliar untuk pembangunan proyek tersebut.

“Nilai investasi (pembangunan, red) sekitar Rp 280 miliar,” ungkap Ari Widiyantoro, Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Realtindo, Kamis, (17/10/2019).

Proyek tersebut dibangun di lahan milik Pemkab Tuban seluas lebih dari 5,7 hektar. Dengan dirancang menjadi kawasan terintegrasi yang terdiri dari pasar modern, wahana wisata, pusat perbelanjaan, hotel bintang 3, dan beberapa wahana lainnya.

“Semoga pembangunan lancar dan sesuai rencananya, dan bermanfaat buat masyarakat Tuban dan sekitarnya,” jelas Ari Widiyantoro.

Menurutnya, tahap pertama akan dibangun wahana wisata diatas lahan seluas 35.000 meter persegi, dan pasar modern di lahan 10.000 meter persegi. Tahap pertama di target selesai pada akhir tahun 2020.

Setelah itu, dilanjutkan tahap kedua dengan membangun hotel diatas lahan seluas 2.720 meter persegi, dan City Walk seluas 10.000 meter persegi.

“Kira-kira pembangunan ini selesai sekitar 2 tahun,” ungkap Ari kepada wartawan ini.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Tuban Noor Nahar Hussein menyampaikan, Pemkab bersama HK berkomitmen agar pembangunan pasar ini dilanjutkan. Tujuan utamanya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat Tuban.

“Nantinya di sana (pasar besar Tuban, red) ada penyerapan tenaga kerja yang ujung-ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Wabup Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, PT Hutama Karya bersama Bupati Tuban H. Fathul Huda dan Forpimda telah melakukan peletakan batu pertama di kawasan proyek pembangunan Pasar Besar Tuban (PBT) berada di jalan Letda Sucipto Tuban, Kamis, (17/10/2019).

Namun, dalam kegiatan itu di demo oleh puluhan warga yang mengatasnamakan dari Paguyuban PBT. Dalam aksinya, massa meminta agar peletakan batu pertama ditunda lantaran masih ada persoalan antara HK dan user PBT.

Selain itu, salah satu tuntutan massa adalah ingin pasar besar tuban ini dikembalikan sesuai konsep awal, dan ada kejelasan berapa luas kios yang akan diterima buat masing-masing user.

Kemudian massa juga minta jika tidak sesuai awal, uang user wajib dikembalikan sebesar 15 kali lipat dari uang yang sudah disetor kepada pengembang, yakni HK. (rohman)

Tinggalkan Balasan