Pemotongan Gaji Guru dan Karyawan SMKN I Singgahan Diselidiki

0
Edi Sukarno, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Tuban. (Ist)

halopantura.com Tuban – Dugaan pemotongan gaji guru dan karyawan SMK Negeri I Singgahan yang dilakukan oknum sekolah bakal di selidiki. Polemik itu mencuat setelah ada yang merasa keberatan atas kebijakan pemotongan gaji tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Edi Sukarno, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Tuban. “Saya cek (dugaan pemotongan gaji, red) dan saya pelajari dulu,” ungkap Edi Sukarno melalui pesan singkat hand phone, Jum’at, (9/2/2018).

Proses pengecekan untuk mengetahui secera mendalam polemik itu bakal di lakukan dalam beberapa minggu kedepan. Pasalnya, Edi Sukarno masih mengikuti diklat di Surabaya selama dua minggu.

“Saya masih diklat di Surabaya mas dua minggu,” pesan sms Edi Sukarno yang enggan di mintai keterangan lewat telpon. Beberapa kali ditelpon selalu dialihkan.

Namun adanya dugaan potongan gaji guru dan karyawan di bulan Januari 2018 ditepis oleh Kepala Sekolah SMKN I Singgahan, Wahjoe Djatmiko, pada Kamis, (18/2/2018). Serta besaran gaji telah diberikan sesuai kepada masih-masing penerima.

Baca : https://www.halopantura.com/miris-gaji-guru-dan-karyawan-smkn-i-singgahan-dipotong/

Pemberitaan sebelumnya, internal lembaga pendidikan SMK Negeri I Singgahan Tuban tengah bergejolak dan memanas. Pemicunya adanya dugaan pemotongan gaji guru dan karyawan yang dilakukan oleh oknum pihak sekolah tanpa ada kesepakan.

Besaran nominal pemotongan gaji yang dilakukan oleh oknum sekolah berbeda-beda, hal itu disesuaikan dengan jumlah gaji yang diterima masing-masing guru maupun karyawan.

Akibat adanya pemotongan gaji, muncul surat pernyataan yang mengatasnamakan keluarga besar SMKN I Singgahan yang merasa keberatan. Bahkan meminta agar perkara itu diusut tuntas, dan jika terbukti ada pelanggaran meminta agar oknum sekolah diberikan saksi tegas. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here