Pemotor Wanita Tewas di Tepi Jalan, Polisi Buru Pelaku Sopir Truk

0
Anggota Satlantas Polres Tuban ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilokasi kejadian.

halopantura.com Tuban – Polres Tuban masih menyelidiki dan memburu pelaku tabrak lari yang menyebabkan Umayati (42) ibu rumah tangga meninggal dunia di tepi jalan raya Tuban – Widang, tepatnya di Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Kamis, (16/9/2021) sekitar pukul 06.15 Wib.

Korban naas itu merupakan warga desa setempat dan meninggal dengan luka serius di bagian tubuhnya. Dimana, polisi mengidentifikasi bahwa pelaku tabrak lari tersebut diduga seorang sopir truk.

“Kita masih melakukan upaya pencarian kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya. Sementara, kita cari di kantong-kantong parkiran kendaraan,” ungkap IPDA Eko Sulistyo, Kanit Laka Satlantas Polres Tuban.

Hasil keterangan sejumlah saksi, ia menjelaskan kecelakaan maut itu bermula ketika sebuah kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya berjalan dari arah timur ke barat. Kemudian truk tersebut mendahului kendaraan lain dari sisi kanan dalam kondisi ruang tidak cukup.

“Truk itu mendahului kurang cukup ke kanan,” terang IPDA Eko panggilan akrab Kanit Laka Satlantas Polres Tuban.

Kemudian truk tersebut menabrak sepeda motor bernopol S-4165-FK yang dikemudikan korban. Akibatnya, pengendara motor itu meninggal dunai dengan luka serius.

“Sepeda motor korban berjalan searah di depannya arah timur ke barat. Korban meninggal dunia di TKP,”

Setelah menabrak, sopir truk langsung melarikan diri dan meninggalkan korban tergeletak di tepi jalan. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan anggota Satlantas Polres Tuban.

“Setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, kendaraan truk tidak diketahui identitasnya meninggalkan tempat kejadian perkara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, anggota juga telah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) guna proses penyelidikan lebih dan mengevakuasi jenazah korban. Termasuk, mengamankan barang bukti dalam kejadian peristiwa tersebut.

“Barang bukti telah kita amankan, dan kerugian materi dalam insident tersebut sekitar Rp 1 juta,” pungkasnya. (at/fin/roh)

Tinggalkan Balasan