Pencatutan Foto Bupati, Pemkab Tuban Menilai Ada Rekayasa Politik

0
Beredar foto H.Fathul Huda bersama salah satu paslon. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pencatutan foto Bupati Tuban H. Fathul Huda yang dipasang bersama pasangan calon (paslon) gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak, membuat Pemkab Tuban meradang.

Bahkan Pemkab Tuban merasa kecewa atas insident tersebut. Serta menilai perbuatan itu merupakan rekayasa politik yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam pelaksanaan Pilgub Jatim 2018.

“Yang jelas foto tersebut (H. Fathul Huda bersama paslon, red) adalah rekayasa yang dilakukan oleh pihak atau seseorang yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Rohman Ubaid, Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tuban, Sabtu, (17/2/2018).

Selain itu pemasangan gambar bupati sangat disayangkan dan dinilai sebagai perbuatan yang mencederai nilai semangat demokrasi. Terlebih Pemkab Tuban juga menganggap hal tersebut sebagai perbuatan yang tidak etis lantaran melanggaran aturan.

“Pemasangan itu (foto bergambar H. Fathul Huda, red) sangat disayangkan, dan tindakan tersebut tidak etis dilakukan,” tegas Rohman Ubaid.

Pemberitaan sebelumnya, masyarakat Tuban dihebohkan dengan beredarnya gambar paslon Khofifah – Email bersama dengan H. Fathul Huda. Dimana gambar H. Fathul Huda berpose acungkan satu jari sampil mengenakan baju batik, dan jas kebesaran partai demokrat berwarna biru.

Baca : https://www.halopantura.com/melanggar-beradar-foto-bupati-tuban-bersama-paslon-khofifah-email/

Pengurus partai demokrat Tuban pun tidak merasa membuat desain bergambar antara Bupati Tuban bersama paslon Khofifah – Email. Hal itu disampaikan Hadi Nuriza, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Tuban.

Pemasangan gambar Bupati Tuban itu juga dianggap Masrukin, Ketua Panwaskab Tuban sebagai pelanggaran. Karena H. Fathul Huda adalah sebagai kepala daerah. (rohman)

Tinggalkan Balasan