Pencuri Spesialis Kotak Amal Masjid Babak Belur, Uang Digunakan Beli Obat

0
Pelaku ketika diamankan anggota. (Musyafa')

halopantura.com Tuban – Spesialis pencuri kotak amal masjid berhasil di tangkap masyarakat Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban. Andik Dayuriyanto, ditangkap warga setempat setelah berhasil mencuri uang di kotak amal Masjdi Jami’ Nulur Ulla Panyuran.

Sebelum di serahkan aparat, pelaku yang merupakan warga Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, di hajar oleh warga setempat karena merasa geram dengan perbuatannya. Hingga saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan marathon di Mapolres Tuban.

“Pelaku telah ditahan di Mapolres Tuban,” terang AKP Elis Suedayati, Kasubbag Humas Polres Tuban, Selasa, (4/7/2017).

Pencurian kotak aman itu bermula pada Selasa dini hari, sekitar pukul 00.10 Wib. Saat itu pelaku dalam menjalankan aksinya menggunakan sepeda motor seorang diri.

Ketika telah menemui sasaran di Masjid Jami’ Nulul Ulla, pelaku berpura-pura akan menunaikan ibadah pada malam hari. Melihat kondisi sepi, pelaku langsung mengambil uang yang berada di kotak amal dengan cara merusak gembok kotak amal dengan menggunakan betel besi.

Namun, aksi pelaku itu dibuntuti oleh dua warga yang merasa curiga dengan perbuatan pelaku. Akhirnya, warga secara beramai-ramai menghajar pelaku dan selanjutnya menyerahkan ke polsek setempat.

“Pelaku seoarang laki-laki itu ditangkap warga,” beber AKP Elis Suedayti.

Menurutnya, warg merasa geram dan mengeroyok pelaku dikarenakan sudah lima kali terjadi pencurian kotak amal di Masjid itu. Setelah ditangkap, dari tangan pelaku diamankan uang tunai sejumlah Rp 29 ribu yang merupakan hasil mencuri.

“Barang bukti berupa uang dan beberapa lainnya telah diamankan oleh anggota untuk proses penyelidikan,” terang AKP Elis.

Pelaku nekat melakukan pencurian itu diduga digunakan untuk membeli obat terlarang. Serta uang hasil curian selama itu juga digunakan untuk kebutuhan sehari-hari oleh pelaku karena dia tidak bekerja.

“Kabarnya uang itu digunakan pelaku untuk beli pil (obat terlarang, red) dan kebutuhan sehari –harinya. Serta kotak amal dimasjid ini sering hilang, dan pelakunya baru tertangkap ini,” ungkap salah satu warga yang berada di lokasi. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan