Pengamanan Longgar, Lapas Tuban Bentuk Tim Kejar Dua Napi Kabur

0
Wajah napi yang kabur, Dzulkifli (kiri) dan Zainudin.

halopantura.com Tuban – Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Tuban telah membetuk dua tim Satgas untuk melakukan pengejaran terhadapa dua narapidana yang kabur. Tim tersebut terdiri dari petugas Lapas dan anggota Polres Tuban yang diterjunkan di wilayah Lamongan dan Rembang, Jawa Tengah.

Daerah tersebut merupakan alamat tempat tinggal dari narapidana yang kabur pada siang bolong dengan cara memanjat tembok pagar Lapas. Hingga malam ini tim Satgas masih melakukan pengejaran terhadap kedua napi tersebut.

“Saya masuk tim pengejaran di wilayah Rembang mas,” terang Rio Nugroho, Humas Lapas Tuban, Minggu malam, (28/5/2017).

Baca : https://www.halopantura.com/pengamanan-dipertanyakan-siang-bolong-dua-napi-lapas-tuban-kabur/

Menurutnya, saat ini telah dibentuk tim Satgas untuk melakukan pengejaran di kedua alamat tempat tinggal warga binaan yang kabur. Diantaranya berada di Rembang dan wilayah Kabupaten Lamongan.

“Satgas Lapas ini dibantu dengan teman – teman Polres Tuban untuk melakukan pengejaran,” terang Humas Lapas itu.

Kejadian kaburnya napi yang diduga akibat kelalaian petugas Lapas, memicu banyak keprihatinan, termasuk dari anggota dewan Tuban hingga anggota DPR RI. “Kaburnya dua tahanan di lapas Tuban patut disayangkan,” ungkap Agung Supriyanto, ketua Komisi A DPRD Tuban.

Agung menyoroti bahwa kebarurnya tahanan sebagai indikator bahwa sisi keamanan di Lapas Tuban kurang amat dan longgar. Jika semua lini (daerah, red) diperketat dalam pengawasan, dan kemungkinan kecil para tahan bisa kabur.

“Kami berharap pasca kejadian ini, jajaran Lapas Tuban semakin di tingkatkan dalam penjagaan dan pengawasannya,” terang Agung.

Baca : https://www.halopantura.com/tahanan-kabur-dpr-ri-minta-kalapas-tuban-wajib-bertanggung-jawab/

Lebih lanjut, Agung mendukung secara penuh atas kerja keras pihak Polres Tuban dalam melakukan pengejaran dan penangkapan kembali kedua narapidana itu. “Kita berharap meraka berdua segera bisa ditangkap,” harap kader Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (rohman)

Tinggalkan Balasan