Pengedar Pil Karnopen Menangis Ketika Divonis Hakim

0
Ilustrasi

halopantura.com Tuban – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tuban menjatuhkan putusan hukuman pidana selama tiga tahun lebih enam bulan kepada pengedar pil karnopen. Mendengar putusan itu, pengedar karnopen yang duduk di hadapan Hakim langsung terlihat matanya berkaca-kaca.

Setelah diglandang di sel tahanan, air mata pengedar pil karnopen langsung membasahi pipinya. Pengedar diketahui berinisial S (57), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di jalan sumur gempol gang Masjid, di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban.

“Pengedar pil karnopen tersebut telah menjalani hukuman di Lapas Tuban,” ungkap Radit, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tuban, Selasa, (4/7/2017).

Putusan yang di jatuhkan Hakim lebih ringan dari pada tuntutan Jaksa. Sebelumnya, Jaksa menuntut hukuman pidana selama lima tahun penjara karena ketahuan mengedarkan pil karnopen sebanyak 1.897 butir karnopen.

“Barang bukti pil karnopen telah di musnahkan,” terang Radit kepada wartawan ini.

Pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat sekitar yang mengetahui ibu tersebut membawa obat terlarang. Selanjutnya, anggota Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli.

Ketika berada dilokasi, anggota mengetahui tersangka menyimpan ribuan pil karnopen itu. Akhirnya anggota berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti di tepi jalan Pasar Ikan Kelurahan Kingking, pada pertengahan bulan Maret 2017 kemarin.

Ia nekat melakukan perbuatan itu dikarenakan disuruh oleh seseorang dengan diberi upah sebesar Rp 100 ribu. Serta ia nekat menjadi pengedar disebabkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya hanya di suruh, dan ditangkap oleh polisi. Saat ini hanya bisa pasrah,” kata pengedar ketika ditemui usai sidang putusan di PN Tuban.

Selama menjalani proses hukuman, ibu rumah tangga yang bekerja sebagai buruh itu tak pernah di jenguk keluarganya. Bahkan, saat Hakim membacakan putusan, keluarga tak hadir dalam persidangan. (rohman)

Tinggalkan Balasan