Penjual Es Tebu Asal Tuban Nekat Bakar Diri Pakai Bensin

0
Anggota ketika melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. (rohman)

halopanturan.com Tuban – Seorang ibu rumah tangga (RT), Siti Rohaiti (31) warga Dusun Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jatim, nekat membakar tumbuhnya. Setelah itu, dia pun sempat menyerang tetangganya sendiri, Sabtu, (20/4/2019).

Akibatnya, perempuan yang berjualan es tebu dan jajanan itu mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya, dan kini dilarikan ke rumah sakit.

“Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Nur Khozin tetangga korban.

Cerita itu bermula, pelaku sempat marah-marah kepada Nur Khozin yang merupakan tetangganya sendiri sebelum melakukan aksi bakar diri.

Kemarahan itu dikarenakan Nur Khozin bersama istrinya berjualan es tebu dan jajanan yang berjarak satu rumah dengan pelaku bakar diri yang jualan es tebu pula.

Ia sering marah karena merasa tersaingi oleh warungnya Nur Khozin.

“Awalnya tadi dia datang marah-marah di warung. Saya juga sempat dilempar pisau,” terang Nur Khozin (50).

Nur Khozin dan istrinya baru buka warung dalam dua hari ini tidak melakukan perlawanan terhadap perbuatannya pelaku yang terus marah-marah, dan bahkan sempat merusak tatanan kursi di warungnya.

Kemarahan itu memuncak, ketika ibu dua anak itu membeli bahan bakar minyak (BBM), dan nekat menyiramkan ke tubuhnya. Selanjutnya, ia membakar dirinya sendiri.

“Dia mengambil bensin, dan menyiramkan bensin di kepalanya dan langsung dibakar sendiri,” tambahnya.

Setelah membakar dirinya, pelaku lari ke parit yang terdapat air di pinggir jalan raya desa tersebut. Namun api tidak padam, dan pelaku bakar diri lari menuju ke warung miliknya Nur Khozin.

“Setelah dari got dia mengarah ke warung saya, dan merangkul saya. Mungkin dia mau bakar warung saya, tapi saya halangi,” ungkap Nur Khozin di lokasi kejadian.

Kejadian itu juga diketahui warga sekitar, tetapi warga tidak berani mendekat lantaran api yang membakar ibu RT itu cukup besar.

Setelah api padam, ibu RT itu dilarikan ke rumah sakit NU Tuban dengan luka bakar pada bagian tubuhnya. Saat ini, perempuan itu masih dalam perawatan medis.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bakar di perut, dada, punggung serta wajah,” kata AKP Mustijat Priyambodo Kasat Reskrim Polres Tuban.

Menurut keterangan saksi, AKP Mustijat menjelaskan, kejadian itu dikarenakan pelaku bakar diri tidak suka dengan saksi (Nur Khozin,red). Sebab, saksi buka warung, dan pelaku bakar diri merasa tersaingi.

“Anggota juga telah melakukan olah TKP, dan barang bukti yang diamankan pecahan botol pertalite, dan beberapa lainnya,” pungkasnya. (rohman)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here