Penjual Kopi Tuban Dipalak Dua Warga Trucuk Bojonegoro

0
Ilustrasi
Ilustrasi

halopantura.com Bojonegoro – Dua warga asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro terpaksa diglandang di tahanan Mapolres Bojonegoro. Pasalnya, mereka berdua nekat melakukan penganiayaan kepada Eko Marjuni (39) seorang penjual kopi di warung Desa Banjarsari.

Pemicu penganiayaan itu dikarenakan, Eko Marjuni salah satu warga Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban tidak mau setor uang keamanan sebesar Rp 80 ribu perbulan. Sehingga pelaku bersitegang dengan korban dan dilakukan penganiayan didalam warung itu.

“Pelaku penganiayan telah diamankan dan masih menjalani proses penyelidikan,” terang Kasat Reskrim Polres  Bojonegoro, AKP Sujarwanto, Jum’at, (12/5/2017).

Penganiayaan itu bermula ketika kedua pelaku berinisial JNO (50) dan BYU (28) datang di warung korban, Rabu malam, (10/5/2017), sekitar pukul 19.30 Wib. Ditempat itu, kedua pelaku langsung meminta jatah uang keamanan kepada korban.

Ketika diminta uang, korban mengaku tidak ada atura harus membayar uang keamanan. Lalu salah satu pelaku memegang korban, dan pelaku lainnya memukul dengan menggunakan tangan kosong sebanyak dua kali yang mengenai kepala korban.

“Usai memukul kedua pelaku meninggalkan warung milik korban. Karena tidak terima, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Bojonegoro,” lanjut Kasat Reskrim Polres Bojonegoro.

Mendapat laporan itu, anggota langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian dan pengejaran kepada kedua pelaku. Hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan anggota tanpa perlawanan.

“Kamis siang kemarin, (11/5), pelaku berhasil diamankan anggota,” terang AKP Sujarwanto.

Akibat kejadian itu kedua pelaku terkena Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan. Dengan diancam hukuman pidana paling lama tujuh tahun penjara. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan