Penyidik KPK Kumpulkan Organisasi Perangkat Daerah Nganjuk

0

halopantura.com Nganjuk – Tim Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemui para kepala Dinas dan pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Pertemuan itu sebagai tindaklanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Nganjuk non-aktif, Taufiqurrahman.

Pertemuan itu dilakukan di ruang rapat Pringgitan, Pendopo Kabupaten setempat. Dalam pertemuan itu, para pejabat diminta untuk mengumpulkan berkas yang diduga terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi jual beli jabatan yang dilakukan oleh Taufiq.

Para penyidik KPK membawa dua buah koper berwarna merah berukuran besar, serta sejumlah peralatan. Tampak sejumlah pejabat membawa berkas-berkas yang dibutuhkan tim KPK. Adapun berkas yang sudah tidak ada kaitannya dengan kebutuhan pemeriksaan, kembali dibawa ke kantor OPD masing-masing.

“Benar, erkait OTT KPK terhadap Bupati Taufiq. Saya berharap ini tidak mengganggu pelayanan pemerintahan pemkab Nganjuk,” kata Plt. Sekdakab Nganjuk, Agus Subagyo, Kamis (2/11/2017).

Sebatas diketahui, Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman telah tejaring OTT KPK pada Rabu, 25 Oktober 2017 kemarin. KPK menetapkan bupati dua periode itu  sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan ASN-PNS.

Selain Bupati, KPK juga menetapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Haridjanto, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kabag Umum RSUD Nganjuk, Muhammad Bisri dan Suwandi, kepala SMPN 3 Ngronggot Nganjuk sebagai Tersangka. (fin/roh)

Tinggalkan Balasan