Perangkat Desa di Jombang Tewas Didalam Mobil

0
Anggota ketika melakukan olah TKP.

halopantura.com Jombang – Seorang pria ditemukan tewas didalam sebuah mobil yang terparkir di halaman Pom Bensin (SPBU) Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang kota. Korban diketahui bernama Suyanto seorang Kepala Dusun (Kasun) Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Jombang, Senin (10/6/2019) pukul 10.08 WIB.

Menurut penuturan kawan korban, Arya, sesaat setelah melakukan komunikasi sekitar pukul 09.11 WIB dengan dirinya, korban berencana akan menghadiri acara halal bihalal organisasi pers di Jombang. Kebetulan yang bersangkutan juga berprofesi sebagai Kepala Biro media Berita Investigasi Nasional di Jombang.

Usai komunikasi, sekitar 30 menit kemudian tidak ada kabar dari korban. Lantas dirinya mencoba menghubungi kembali, tapi ternyata yang mengangkat telepon polisi dan dikabarkan korban diketahui sudah tidak bernyawa.

“Meninggal secara mendadak di POM Sambong, begitu info yang saya dapatkan,” terang Arya kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Arya, sejauh ini belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara korban memiliki riwayat sakit jantung.

Menurut keterangan petugas SPBU, awalnya korban hendak mengisi bahan bakar kendaraan di pompa nomor dua, saat ditanya oleh petugas korban sudah tidak menjawab.

Pantauan dilapangan, posisi korban masih berada didalam mobil miliknya jenis Daihatsu Xenia Nopol AG 732 VR. Posisi korban masih di kursi kemudi. Sejumlah petugas dari Polsek Jombang melakukan evakuasi korban. Sesaat sebelum di evakuasi sejumlah perangkat dan keluarga korban terlihat histeris kaget mengetahui korban dalam keadaan tidak bernyawa dalam mobil.

“Kita telah melakukan olah TKP,” ujar Kapolsek Jombang AKP HM Suparno saat berada di lokasi.

Dalam keterangan sejumlah saksi, Suyanto merupakan seeorang perangkat desa yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa timur. Saat itu korban sedang mengantri mengisi bensin di SPBU Desa Sambong Dukuh. Saat tiba giliran mengisi, petugas menanyakan bahan bakar apa dan berapa rupiah, namun korban tidak menjawab.

“Pihak SPBU ambil inisiatif menghubungi pihak Rumah Sakit Islam,” kata AKP Suparno.

Lanjut Suparno, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis RSI, ternyata korban dipastikan meninggal dunia. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan otopsi.

“Informasi dari keluarga, korban mau jemput anak istrinya di Kediri sedang lebaran hari raya,” lanjutnya.

Polisi masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Jasad korban telah dibawa ke RSUD Jombang untuk proses otopsi. (fre/fin/roh)

Leave a Reply