Persatu Menang, Pelatih Persik Kediri Sebut Kepemimpinan Wasit Membuat Mental Pemain Jatuh

0
Budiarjo Thalib, Pelatih Persik Kediri, ketika jumpa pers usai pertandingan. (rohman)

halopantura.com Tuban – Kesebelasan Persatu Tuban meraih kemenangan ketika melawan Persik Kediri dalam laga lanjutan putaran ke dua Liga 2 Indonesia, bermain di stadion Bumi Wali Tuban, Senin sore, (30/9/2019).

Duel kedua kesebelasan itu berakhir dengan skor 2-1 unggul untuk tim Laskar Ronggolawe Tuban. Dua gol Persatu dicetak Fajar Ramadhan Ginting di menit 72, dan penalti dicetak oleh Mamadou Diallo di menit 93. Kemudian gol tunggal Persik Kediri dicetak Adi Eko Jayanto pada menit 66.

Kekalahan itu membuat Budiarjo Thalib, Pelatih Persik Kediri kecewa atas kebijakan wasit dalam memimpin pertandingan. Ia menilai ada beberapa keputusan wasit Untung asal DKI Jakarta, yang menghancurkan rasa percaya diri anak asuhnya, khususnya terkait penalti yang diberikan untuk tuan rumah.

“Ada beberapa insiden wasit yang tidak beres, ini siaran langsung, berani dia (wasit, red) seperti itu,” ungkap Budiarjo Thalib.

Menurutnya, para pemain datang ke Tuban untuk bermain normal. Namun, dalam pertandingannya ada keputusan wasit yang tidak beres yang mengakibatkan mental pemain jatuh.

“Keputusan wasit ini membuat mental seluruh pemain jatuh. Yang seharusnya tidak penalti di kasih penalti, dan itu membuyarkan harapan kami,” jelas Pelatih Persik Kediri.

Ia pun menilai, kesebelasan Persatu tidak akan bisa menang jika tidak mendapatkan penalti dari wasit. Atas keputusan wasit, pelatih belum ada rencana untuk melaporkan hal tersebut ke Komdis PSSI.

“Untuk langkah ke Komdis kita lihat dulu nanti,” terang Pelatih Persik Kediri.

Menanggapi itu, Manager Persatu Tuban Fahmi Fikroni membenarkan keputusan wasit terkait penalti di menit akhir pertandingan. Sebab, secara jelas pemain Persatu dilanggar oleh Persik Kediri di kotak penalti.

“Keputusan itu benar-benar meraka melanggar, kalau tidak melanggar maka tidak mungkin ada penalti, apa lagi ini live. Jadi gak mungkin wasit seceroboh itu, dan keputusan wasit sudah benar,” tegas Fahmi Fikroni.

Dengan meraih tiga poin itu, kini Persatu Tuban berada di peringkat ke-10 klasemen wilayah Timur dengan meraih 17 poin dari 16 kali pertandingan. Selanjutnya, tim Persik Kediri masih memuncaki klasemen sementara dengan 30 poin. (rohman)

Leave a Reply