Persatu Tuban Runtuhkan Rekor tak Terkalahkan Madiun Putra 4-2

0
Kedua kesebelasan ketika bertading di Tuban. (rohman)
Kedua kesebelasan ketika bertading di Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Rekor tak terkalahkan Madiun Putra FC terhenti di lima pertandingan saat berhadapan dengan tuan rumah Persatu Tuban, di kompetisi lanjutan Liga 2. Tim tamu harus mengakui kehebatan tim Persatu Tuban setelah dihajar dengan skor 4-2, di Stadion Lokaya Tuban, Sabtu sore, (20/5/2017).

Sejak babak pertama, tim kebanggaan warga Tuban langsung menekan tim tamu yang mengenakan kostum putih. Akhirnya, gol cepat pemain Persatu tercipta pada menit 8 dari pemain Dhanu Rosadhe.

Gol awal itu membuat kesebelasan Persatu lebih mendominasi jalannya pertandingan dan para pemain terus menggempur pertahanan tim tamu. Gol pun kembali terjadi pada menit 36 setelah tendangan keras Agung Suprayogi tak bisa dihalau kiper Madiun Putra, Ricky Fajar Hidayat. Keunggulan Persatu 2-0 berakhir hingga babak petama selesai.

Memasuki babak kedua, tuan rumah tak menyurutkan serangannya, bahkan peluang emas pemain Persatu melebar di sisi gawang lawan. Begitu pula, tim tamu juga sempat mendapatkan peluang gol, tetapi penjaga gawan Persatu berhasil menggagalkan peluang itu.

Serangan balik ternyat dimanfaatkan baik oleh Madiun Putra untuk mencuri gol pada menit 67, setelah pemain Purniawan berhasil menggelabuhi pemain belakang Persatu. Skor berubah 2-1.

Pemain cadangan Persatu Wira Hadi Kusuma, yang masuk di lapangan memberikan angin segar buat kemenangan Persatu. Dari skil pemain cadangan bernomor punggung 77 itu, dia berhasil dua kali merobek gawang lawan pada menit 70 dan 79.

Kedudukan skor 4-1 membuat tim tamu lebih agresip melakukan serangan dari sisi lapangan. Terbukti umpan silang pemain Madiun Putra, dimanfaatkan baik oleh Purniawan untuk mencetak gol di menit 81. Hingga babak kedua usai, skor 4-2 unggul untuk tuan rumah.

“Kita mengakui pemain Persatu lebih bermain baik dalam pertandingan sore ini. Kita Madiun Putra baru kalah kali ini, itulah pertadingan,” terang Sartono Anwar, pelatih Madiun Putra FC.

Sementara itu, Pelatih Persatu Edi Sudiarto, lebih menyoroti lemahnya lini belakang pemain. Serta akan melakukan evaluasi dari hasil pertandingan ini untuk persiapan laga selanjutnya, melawan tim Persebaya.

“Kita akui lini belakang kita masih lemah, tetapi kita bangga anak- anak tadi bermain bagus hingga bisa mencetak empat gol. Selanjutnya, kita akan memantapkan para pemain untuk pertandingan berikutnya melawan Surabaya,” ungkapnya. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan