Petani Gelisah, Pemkab Tuban Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

0
Distribusi pupuk di wilayah Kabupaten Tuban.

halopantura.com Tuban – Petani di Kabupaten Tuban dibuat gelisah lantaran stok pupuk bersubsidi kian sulit didapat di pasaran. Hal itu membuat para petani resah karena saat ini tengah menghadapi musim tanam.

“Pupuk bersubsidi mengalami kelangkaan. Petani banyak yang kebingungan, apalagi saat ini sudah waktunya memupuk,” kata Darmuji salah satu petani di Kecamatan Montong, Senin, (21/9/2020).

Darmuji mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk urea bersubsidi dan keberadaan pupuk mulai langka sejak beberapa Minggu terakhir. Sehingga, sejumlah petani terpaksa membeli pupuk non subsidi yang harganya jauh lebih mahal.

“Kita butuh terpaksa harus beli pupuk non subsidi,” kata Darmuji.

Hal sama juga disampaikan Harnoto salah satu petani asal Kecamatan Jatirogo. Ia mengakui adanya kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran Kabupaten Tuban.

Ia berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan dalam permasalahan kelangkaan pupuk yang terjadi hampir satu Minggu lebih. Jika pemerintah tak segera hadir, maka nasib petani semakin berat di tengah Pandemi Covid-19 ini.

“Saat ini ada Pandemi Covid-19, ditambah pupuk subsidi langka. Mohon pemerintah bertindak, agar petani tidak semakin sulit hidupnya,” harap Harnoto.

Kondisi stok pupuk bersubsidi langka juga dibenarkan Syaiful Aminudin, penanggungjawab toko pertanian Jamaica di wilayah Kecamatan Montong. Ia mengaku beberapa bulan terakhir banyak pelanggan yang mencari pupuk bersubsidi tetapi kondisi stok tidak ada.

“Sependengaranku di awal 2020 stok pupuk bersubsidi dikepras, namun apakah hari ini ada soal lain saya tidak tahu,” tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan pupuk buat petani, toko pertanian Jamaica itu terpaksa mendatangkan ratusan pupuk non subsidi baik jenis pupuk urea dan Phonska. Hal itu untuk memastikan para petani tetap bisa mendapatkan pupuk meskipun tidak subsidi.

“Harganya dua kali lipat, namun diharapkan dapat membantu kebutuhan petani sawah maupun ladang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtaji, mengaku sejauh ini tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Sebab, keberadaan stok pupuk untuk wilayah Tuban aman hingga akhir tahun.

“Stok pupuk sampai Desember insyaallah aman, dan mencukupi, dan telah kita cek di lapangan,” terang Murtaji.

Lebih lanjut, Murtaji menegaskan tidak ada kelangkaan pupuk buat para petani di wilayah Kabupaten Tuban. Tetapi, kemarin ada kendala terkait regulasi pembelian pupuk yang wajib memakai kartu tani.

“Sekarang sudah aman, dan pupuk sudah di kirim semua, tidak ada kendala,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan