Petugas Sensus Ekonomi “Buru” Pelaku Usaha Selama Dua Bulan

0
Sosialiasi Sensus Ekonomi lanjutan di 2017 yang dihadiri para camat dan perwakilan kepala OPD Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan sensus ekonomi lanjutan di tahun ini, di khusus untuk Usaha Mikro Kecil dan Usaha Menengah Besar (UMK-UMB). Pelaksanaan sensus ekonomi itu dijadwalkan akan dilaksanakan selama dua bulan, mulai bulan Agustus sampai September 2017 mendatang.

Sensus tersebut dilakukan untuk mengetahui potensi ekonomi di daerah Tuban, terkecuali sektor pertanian. Dalam pelaksanaan, akan diterjunkan sebanyak 156 petugas survai, terdiri 117 petugas pencacah sensus (PCS) dan 39 petugas pengawas sensus (PMS).

“Petugas itu telah dibekali pelatihan, dan salah satu tujuan dari sensus ekonomi itu untuk mengetahui profil usaha dan memperoleh data rinci usaha sebagai bahan perencanaan analisis, baik mikro maupun makro,” terang Agus Budi Santoso, Ketua BPS Kabupaten Tuban, Kamis, (13/7/2017).

Selain itu, tujuan sensus itu juga memberikan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi. Selanjutnya, untuk mengetahui daya saing bisnis Indonesia, mendapatkan gambaran permodalan, prospek, dan kendala usaha, serta beberapa tujuan lainnya.

“Kita meminta agar pelaku usaha memberikan data sebenarnya ketika dilakukan sensus oleh petugas, agar apa yang menjadi tujuan sensus ini tercapai,” terang Agus Budi Santoso usai melakukan sosialisasi sensus ekonomi lanjutan itu.

Pihak BPS sendiri telah mendata bahwa di Kabupaten Tuban ada sebanyak 115.303 pelaku UKM dan sebanyak 1.145 pelaku UMB. Selanjutnya, akan diambil sampel untuk sensus ekonomi sebanyak 5.505 untuk pelaku UMK dan 999 pelaku UMB.

“Dukungan semua pihak, mulai dari pelaku usaha, asosiasi usaha, pemerintah daerah dan masyarakat sangat kita harapkan untuk pendataan UMK dan UMB pada sensus ekonomi lanjutan ini,” ungkap Agus panggilan akrabnya.

Sementara itu, Pemkab Tuban mendukung pelaksanaan sensus ekonomi selama dua bulan tersebut. Sehingga nantinya hasil sensus itu bisa digunakan sebagai salah satu data untuk menentukan arah kebijakan Pemkab kedepan.

“Pemkab mendukung sepenuhnya kegiatan sensus ekonomi itu. Sehingga nanti kita sampaikan kepada aparat, mulai pihak Camat untuk diteruskan ke desa sampai tingkat bawah, agar membantu kelancaran dari petugas sensus,” terang Budi Wiyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban. (rohman)

Tinggalkan Balasan