Piala Indonesia, Persatu Tuban Dihajar Persegres 0-2

1
Pemain Persatu Tuban (hijau) berusaha melewati pemain Persegres di Stadion Lokajaya Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Persatu Tuban menjalani laga perdana piala Indonesia dengan hasil buruk berupa kekalahan dengan skor telak 0-2 dari tim Persegres Gresik United, di stadion Lokajaya Tuban, Sabtu, (30/6/2018).

Tampil dikandang sejak menit pertama kedua kesebalasan bermain dengan tempo menyerang. Berbagai serangan terus dilancarkan oleh kedua tim, alhasil babak pertama selesai dengan skor 0-0.

Mimpi buruk buat Persatu terjadi di babak kedua, lantaran tim Persegres lebih mendominasi serangan. Bahkan tim tamu yang mengenakan kostum hitam mampu mendekte jalannya pertandingan.

Hasilnya menit 80 pemain Persegres Saddam Sudarma mampu menjebol gawang Persatu melalui heading dari tendangan bebas tengah lapangan. Merubah kedudukan menjadi 0-1 unggul untuk tim Gresik.

Kebobolan satu membuat Danu Rosade dan kawan-kawan lebih meningkatkan tempo serangan tetapi pertahanan tim Gresik sulit ditembus. Bahkan serangan balik dari pemain Persegres sempat mengacam gawang Persatu yang berujung tendangan sudut.

Revi Agung Wibowa pemain belakang Persegres memanfaatkan tendangan sudut yang langsung masuk ke gawang Persatu pada menit 83. Skor unggul buat Persegres 2-0 berakhir sampai dengan wasit meniup babak kedua selesai.

“Kita berterima kasih kepada anak-anak yang telah bermain maksimal dengan meraih kemenangan 2-0,” kata Pudji Handoko, pelatih Persegres Gresik United.

Menurutnya, anak-anak telah bermain maksimal sampai dengan babak kedua selesai. Tetapi yang perlu di perbaiki adalah kerjasama pemain dan khsusunya pemain lini tengah untuk mengadapi pertadingan berikutnya.

“Lini pemain tengah yang perlu diperbaiki karena banyak lubang disitu,” jelas Pudji Handoko dalam jumpa pers.

Sementara itu, Edy Sutrisno, pelatih Persatu Tuban mengaku timnya dalam pertadingan sudah bisa mengimbangi permainan, dan anak-anak sudah bermain maksimal. Hanya saja pemain kiper kurang kosentrasi yang mengakibatkan gol.

“Peluang gol lebih banyak kita, dan tim ini belum terbentuk penuh, serta butuh perombakan, termasuk kiper,” ungkap Edy Sutrisno tampa didampingi Manager Persatu Tuban, Fahmi Fikroni didalam jumpa pers.

Sebatas diketahui, Piala Indonesia diikuti oleh 128 klub yang berasal dari Liga 1 sampai Liga 3 Indonesia. Dengan format menerapkan sistem gugur dengan satu pertandingan mulai dari babak 128 besar, 64 besar.

Selanjutnya untuk babak 32 besar, 16 besar, delapan besar, semifinal akan menggunakan sistem gugur dengan format kandang-tandang. (rohman)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here