Pilkada 2020, Gerindra Bangun Komunikasi Intensif dengan Golkar

0
Hj. Tri Astuti Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Pengurus DPC Partai Gerindra Tuban tengah intensif membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik (parpol). Termasuk terhadap pengurus DPD Golkar Tuban dalam rangka membangun koalisi pada Pilkada serentak 2020.

“Kita komunikasi baik dengan Golkar, dan semua partai kita ajak komunikasi,” kata Hj. Tri Astuti Ketua DPC Partai Gerindra Tuban, Sabtu, (1/2/2020).

Partai berlogo kepala burung Garuda itu sejauh ini telah berikhtiar untuk membangun komunikasi dengan sejumlah petinggi parpol. Tujuannya, dalam rangka mewujudkan gerbong koalisi di pemilihan kepada daerah Tuban.

“Saat ini kita sedang berproses berikhtiar untuk menggalang koalisi. Dalam penggalangan koalisi juga di bicarakan siapa calon yang diusung bersama,” ungkap Hj. Tri Astuti yang juga Ketua Komisi IV DPRD Tuban.

Namun begitu, Gerindra belum menyebut identitas pasangan calon yang nantinya akan diusung dalam Pilkada. Alasannya, proses komunikasi politik untuk menyamakan visi-misi masih terus berjalan.

“Saat ini kita masih proses berikhtiar, dan siapapun calon yang direkom Gerindra akan kita dukung penuh,” terang politikus asal Kecamatan Plumpang, Tuban itu.

Sebatas di ketahui, Partai Gerindra bersamaan PDI Perjuangan telah ada kesepakatan membentuk koalisi merah putih untuk Pilkada Tuban. Keputusan itu diambil setelah para penting dari dua parpol itu bertemu di kantor DPC Partai Gerindra Tuban, Kamis, (26/12/2019).

Koalisi merah putih itu terbilang sudah cukup kuat untuk mengusung pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Tuban di Pilkada serentak 2020.

Alasannya, jumlah kursi dari dua parpol itu telah memenuhi persyaratan minimal 20 persen kursi DPRD Tuban untuk mengusung calon sendiri. Dimana masing-masing parpol itu memiliki 5 kursi dewan.

Namun, hingga kini belum ada dideklarasikan secara resmi atas terbentuknya koalisi merah putih tersebut. Hal itu dikarenakan mereka masih menunggu keputusan DPP dari masing-masing kedua parpol tersebut. (rohman)

Tinggalkan Balasan