PKB Tuban Pastikan Tak Buka Penjaringan Bacabup di Pilkada 2020

0
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Tuban H. Miyadi. (rohman)

halopantura.com Tuban – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tuban, sepertinya tidak ingin mengikuti langkah parpol lainnya yang sudah membuka proses penjaringan secara terbuka bagi bakal calon bupati (bacabup) maupun bakal calon wakil bupati (bacawabup) untuk Pilkada serentak 2020. Sebab, keputusan kandidat yang akan diusung diserahkan sepenuhnya kepada tim sembilan plus.

“Kita (PKB, red) tidak membukakan penjaringan secara umum atau terbuka, karena sudah ada tim sembilan plus. Keputusan tim sembilan akan kita serahkan ke DPW hingga DPP,” ungkap  Sekretaris DPC PKB Tuban H. Miyadi, Jumat, (4/10/2019).

Tim sembilan plus tersebut terdiri dari unsur PKB, NU, dan H. Fathul Huda Bupati Tuban. Selanjutnya, tim tersebut merumuskan calon atau kandidat yang akan diusung PKB untuk maju pada Pilkada tahun depan.

“Tim sembilan plus telah melakukan rapat tiga kali, dan tinggal finishingnya,” ungkap H. Miyadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Tuban.

Ia menyampaikan saat ini PKB telah menyiapkan calon bupati dan wali bupati untuk diusung pada Pilkada Tuban 2020. Namun, siapa nama calon belum bisa disebutkan karena masih menunggu keputusan dari tim sembilan plus.

“Siapa nama calon tunggu tanggal mainnya, setelah itu kita sampai,” tegas politisi senior asal PKB itu.

Lebih lanjut, H. Miyadi menjelaskan, yang akan diputuskan pertama dari tim sembilan plus adalah bakal calon bupati. Setelah itu, baru wakil bupati dengan melihat dinamika perpolitikan yang ada di Tuban.

“Kalau soal calon wakil bupati, kita berkoalisi dengan siapa, melihat perkembangan di lapangan. Yang di putuskan pertama adalah calon bupati terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebatas diketahui, hasil Pemilu Legislatif (Pileg) Tuban 2019, PKB kembali menjadi parpol pemenang dengan meraih kursi legislatif terbanyak  untuk tingkat Kabupaten. Ia meraih 16 kursi DPRD Tuban.

Selanjutnya, disusul partai Golkar meraih 9 kursi legislatif, PDIP, Gerindra dan Demokrat mendapat 5 kursi. Sedangkan, Nasdem 2 kursi, PPP 2, PAN 3, dan Hanura, PKS , serta PBB meraih 1 kursi. (rohman)

Leave a Reply