PNS Diminta Netral Dalam Pilkada, Masyarakat Kepung KPUD Bangkalan

0
Suasana demo masyarakat Kabupaten Bangkalan. (Shohibul Khoir)

halopantura.com Bangkalan – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam aliansi masyarakat peduli Pilkada Bangkalan Bersih (AMP2B2) mendatangi kantor KPUD Bangkalan, Rabu, (24/5/2017), sekitar pukul 09.00 Wib.

Mereka mendesak kepada para komisioner KPUD setempat untuk bersikap tegas dalam pelaksanaan Pilkada 2018 ini. Karena ada indikasi calon Bupati dari jalur Independen yang diduga melakukan pelanggaran. Salah satunya dengan pengumpulan dukungan foto copy KTP yang dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat.

“Kita mendesak KPUD Bangkalan mengambil sikap tegas dan menolak calon idependen yang didukung dengan pengumpulan foto copy KTP yang tidak benar. Karena ada kabar bahwa oknum camat melakukan penggalangan untuk mencari KTP buat calon independen,” kata Hasanuddin, Koordinator Aksi.

Dalam aksi tersebut para masyarakat juga menyerukan bahwa telah beredar kabar tentang adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyalahgunakan jabatannya. Dengan ikut mengumpulkan KTP milik masyarakat untuk persyaratan pencalonan bupati dari jalur independen.

“Jika kabar itu benar, maka KPUD harus berani menolak, karena itu pelanggaran,” tergas Hasanuddin.

Selain itu, aliansi tersebut juga mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Bupati, Kejaksaan Negeri (Kejari), gedung dewan, dan kantor Kapolres Bangkalan. Hal itu untuk meminta ketegasan aparat dalam menangani beredarnya kabar penyalahgunaan jabatan untuk meloloskan calon independen.

“Kita mendesak Kapolres Bangkalan untuk menangkap para mafia Pilkada,” terang Hasanuddin.

Menurutnya, Instansi terkait supaya melakukan langkah yang tegas agar dalam pelaksanan Pilkada 2018 tidak ada kecurangan yang di lakukan oleh oknum aparatur sipil negara yang tidak bertanggung jawab. Sehingga pelaksanaan Pilkada nanti bisa berjalan damai, bersih dan demokratis.

“Kita juga mendorong anggota dewan supaya meningkatkan kontrol terhadap eksekutif. Supaya pegawai bisa bekerja sesuai tupoksinya, dan pegawai menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada nanti,” pungkasnya.

Dalam aksi di kantor KPUD Bangkalan, para pendemo di temui oleh Ketua KPUD Bangkalan, Fauzan Jakfar. Ia mengatakan bahwa para komisioner akan bersikap netral dan berkomitmen tinggi untuk menciptakan Pilkada ini yang transaparan.

“Kita dalam menjalankan tugas selalu berpegang teguh pada undang – undang yang berlaku,” ungkap ketua KPUD Bangkalan dihadapan para pendemo. (sk/roh)

Tinggalkan Balasan