Polisi Ungkap Pemicu Kerusuhan Antar Suporter di Markas Persatu Tuban

0
Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyo Wasono, ketika ngobrol bersama wartawan.

halopantura.com Tuban – Polres Tuban ungkap pemicu terjadinya bentrok berdarah yang melibatkan suporter Persatu Tuban dengan PSIM Yogyakarta pada kompetisi lanjutan Liga 2 Indonesia, di stadion Bumi Wali Tuban, Sabtu sore (20/7/2019). Diantaranya, keberadaan kedua suporter bercampur baur dalam satu tribun tanpa ada pembatas.

“Penyebab kericuhan karena suporter tamu dan tuan rumah berada dalam satu tribun tanpa ada sekat atau pembatas,” kata  Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyo Wasono, dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) bersama wartawan di lantai dua Resto Tripel 7 Tuban, Senin, (22/7/2019).

Selian itu, kerusuhan yang sampai menimbulkan belasan orang luka-luka juga disebabkan karena adanya kekecewaan dari pendukung Persatu Tuban. Sebab, mereka emosi melihat timnya kembali kalah dikandang sendiri.

“Penyebab lain karena penonton banyak, dan penonton Tuban kecewa terhadap timnya yang tidak menang-menangan,” ungkap Kompol Teguh Priyo Wasono didampingi para pejabat utama Polres Tuban.

Insident tersebut menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, dan akan lebih memperketat pengamanan pada pertandingan berikutnya. Diantaranya, pertandingan yang mempertemukan Persatu Tuban melawan Persis Solo, yang akan digelar di Stadion Bumi Wali, Rabu sore, (24/7/2019), akan diperketat.

“Kita akan memperketat pengamanan dalam pertandingan berikutnya, agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Kompol Teguh panggilan akrabnya.

Menurutnya, anggota juga akan melakukan pemetaan potensi rawan agar tidak terjadi kericuhan serupa lagi. Termasuk akan melakukan pengecekan secara ekstra kepada para suporter ketika akan masuk ke tribun stadion.

“Suporter yang dalam kondisi mabuk tidak boleh masuk tribun, hal itu untuk memastikan kondisi aman dan kondusif,” tegas Wakapolres Tuban.

Sebatas di ketahui, laga yang disaksikan ribuan pendukung itu diwarnai tawuran antar kedua suporter. Hal itu dipicu karena tuan rumah Tuban kalah 2-0 atas PSIM Yogyakarta. Bentrok berlanjut di luar stadion dengan saling lempar batu.

Baca : https://www.halopantura.com/mencekam-persatu-tuban-lawan-psim-yogyakarta-dinodai-aksi-lempar-batu/

Untuk meredam gesekan, anggota kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan hingga beberapa kali. Namun massa dari kedua tim tetap beringas yang mengakibatkan belasan orang luka akibat terkena lemparan batu.

Baca : https://www.halopantura.com/bentrok-berdarah-di-markas-tuban-21-suporter-diamankan-polisi/

Namun dengan ketegasan aparat keamanan, kerusuhan tersebut bisa diredam. Dalam insident itu, sebanyak 21 suporter Persatu Tuban diamankan aparat kepolisian. Mereka diamankan lantaran diduga ikut terlibat dalam kerusuhant. (rohman)

Leave a Reply