Polres Tuban Menilai Laka Kerja di PLTU Tuban Jarang Dilaporkan

0
Korban kecelakaan kerja di PLTU Tuban, ketika mendapat penanganan medis, Sabtu, (20/1/2018).

halopantura.com Tuban – Polres Tuban menilai selama ini kecelakaan kerja yang terjadi di PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Awar-Awar, di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban jarang dilaporkan.

“Selama ini bila terjadi kecelakaan kerja tidak pernah dilaporkan,” kata Iptu Agus EP, Kasubbag Humas Polres Tuban, Minggu, (21/1/2018).

Hal itu seperti terjadi kecelakaan kerja yang menimpa Mustafiin (35) seorang karyawan asal Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu. Saat itu korban jatuh ketika melakukan pengecekan di Transfer Tower 1 (TT 1) yang berada di lantai 2 PLTU Tuban.

“Anggota Polsek Jenu mengetahui (kecelakaan kerja yang menimpa Mustaifiin, red) dari warga sekitar rumah korban, setelah itu baru koordinasi dengan humas PLTU,” jelas Iptu Agus EP kepada wartawan ini.

Korban saat masih mendapat perawatan medis di rumah sakit Eliszabeth Surabaya. Sebelumnya, korban di larikan ke rumah sakit NU Tuban karena mengalami luka parah sehingga dirujuk ke Surabaya.

“Korban mengalami luka berat pada kepala dan dada,” terang Iptu Agus EP yang juga mantan KBO Satlantas Polres Tuban.

Sementara itu, Catur Subgya, Humas PJB PLTU Tanjung Awar-Awar Tuban, mengatakan sejauh ini kondisi korban sudah membaik, dan masih dirawat di rumah sakit Surabaya. Serta mengakui jika korban terjatu lantaran menginjak plat besi yang sudah berkarat.

Sementara itu, terkait jarang melapor jika ada kecelakaan kerja, Catur Subgya menepis tudingan tersebut. Ia mengakatan selama ini semua pekerja atau karyawan bekerja sesuai dengan prosedur yang ada.

“Jika ada kecelakaan kerja kita tidak melapor itu tidak benar, karena semua dilakukan sesuai prosedur yang ada,” tepis Catur Subgya atas tudingan Polres Tuban.

Pemberitaan sebelumnya, kecelakaan kerja dialami salah satu pekerja disaat mengecek area di Transfer Tower 1 (TT 1) yang berada di lantai 2 PLTU  Tanjung Awar-awar Tuban, Sabtu, (20/1/2018).

Naas saat pengecekan itu, korban nenginjak plat besi yang sudah berkarat. Karena tidak kuat menahan beban korban akhirnya plat tersebut ambrol yang mengakibatkan korban terjatuh sampai ke lantai satu.

Baca : https://www.halopantura.com/laka-kerja-di-pltu-tanjung-awar-awar-tuban-satu-pekerja-dirujuk-ke-rumah-sakit-surabaya/

(rohman)

Tinggalkan Balasan