Polres Tuban “Tembak” Dua Pelaku Teroris, Dua Berhasil Diamankan

0

halopantura.com Tuban – Polres Tuban kembali menembak dua pelaku teroris karena berusaha menyerang petugas, dan dua pelaku berhasil dilumpuhkan. Para pelaku berjumlah empat orang menyerang anggota ketika mobil yang dikendarai di hadang anggota.

Informasi dugaan adanya pelaku teroris masuk di Bumi Wali terjadi pada pagi hari. Selanjutnya, anggota Satlantas Polres Tuban melakukan koordinasi dan melakukan operasi dengan sasaran kendaraan roda empat.

Ketika melakukan opreasi, anggota mengetahui mobil mencurigakan dan dihentikan. Namun, pengemududi mobil terus melaju dengan kecepatan tinggi hingga terjadi aksi kejar antara mobil polisi dengan mobil pelaku.

Akhirnya, mobil pelaku berhasil dihentikan dan pelaku berjumlah empat orang keluar mobil dan melakukan penyerangan terhadap anggota. Karena sudah dilakukan koordinasi, personil polisi bersenjata lengkap juga diterjunkan untuk mengamankan pelaku.

Baku tembak terjadi dalam insident itu, hingga dua pelaku berhasil ditembak mati, dan dua pelaku lainnya di ringkus. Setelah itu, tim penjinak bom juga di turun dilokasi untuk melakukan pemeriksaan didalam mobil milik pelaku yang diduga ada bom.

Dengan cekatan, tim penjinak bom berhasil mendeteksi tas pelaku yang diduga berisi bom. Akhirnya, benda mencurigakan itu berhasil dikeluarkan di dalam mobil oleh personil penjinak bom.

Tetapi jangan mengira peristiwa itu terjadi sungguh-sungguh di wilayah Tuban. Karena beberapa adegan itu, hanya simulasi yang dilakukan anggota Polres Tuban di alun-alun Tuban, usai melaksanakan upacara HUT Bhayangkara ke-71, Senin, (10/7/2017).

“Simulasi ini untuk mengantisipasi adanya serangan teroris. Kemarin kita juga melakukan simulasi di Mapolres Tuban,” jelas AKBP Fadly Samad, Kapolres Tuban.

Baca : https://www.halopantura.com/mapolres-tuban-diserang-dua-pelaku-misterius-penjinak-bom-diturunkan/

Menurutnya, dalam simulasi itu anggota mengambil langkah – langkah sesuai dengan tugas dan prosedur dari masing – masing anggota. Tujuannya untuk melatih kesiapan anggota, dan masyarakat luas mengetahui kesiagaan atau kesiapan anggota jika ada sesuatu.

“Personil selalu siap untuk menciptakan masyarakat Kabupaten Tuban aman,” jelas Kapolres Tuban. (rohman)

Tinggalkan Balasan