Program Pemkab Bojonegoro Kurang Maksimal

0
Ilustrasi. (Tribunnews.com)

halopantura.com Bojonegoro – Masalah terkait sinkronisasi program pembangunan daerah dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintah kabupaten Bojonegoro masih sering terjadi. Terlihat dari tahun 2017 lalu masih ada beberapa program tumpang tindih dari masing-masing OPD.

Hal itu disampaikan kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro Ir. I Nyoman Sudana MM.

Menurutnya pada tahun 2017 lalu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dimiliki oleh Pemkab Bojonegoro masih bersifat umum. Dimana dalam penerjemahanya kedalam program pembangunan kurang spesifik.

” Kalau selama ini kan masih umum jadi kurang jelas, nah Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ini sebagai ancer – ancer saja dalam penyusunan APBD ,” ujar I Nyoman Sudana, Selasa, (30/1/2018).

Selain itu seringkali ada program dari masing-masing OPD terjadi tumpang tindih, karena kurangnya sinkronisasi. Itu membuat program pemerintah daerah menjadi tidak efektif.

Ditanya terkait program apa saja yang tumpang tindih pada 2017 lalu, Nyoman enggan menyebutkan secara pasti. Namun harapannya tahun 2019 mendatang, dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sudah sesuai RKPD, yang disusun melalui sinkronisasi pada hari ini.

” Jadi kalau tidak ada di RKPD tidak boleh tiba – tiba muncul di APBD, siluman itu namanya,” Terangnya.

RKPD ini sendiri sudah diberikan Pagu anggaran, agar dalam penyusunannya disesuaikan dengan prediksi kemampuan keuangan daerah pada tahun 2019 nanti. Meski begitu Pagu tersebut tidak bersifat mengikat, dan bisa saja berubah pada nantinya.

“Program mereka kita suruh mengisi berapa Pagunya, mereka butuh berapa sih?, kamis kita minta mengembalikan dan itu akan menjadi catatan yang akan dituangkan kedalam RKPD, dan itu untuk penyusunan APBD,” jelasnya.

Nyoman menambahkan pada tahun 2019 mendatang, proyeksi APBD pemkab Bojonegoro adalah sekitar Rp. 3,2 trilyun. Lebih rendah dari tahun 2018 ini yang mencapai sekitar 3,4 trilyun. (dian/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here