Proyek Jalur Ring Road Tuban Mulai Digarap

0
Jalur ring road Tuban mulai dikerjakan.

halopantura.com Tuban – Proyek jalur lingkar selatan atau ring road yang menelan anggaran sekitar Rp 68 miliar dari APBD Tuban mulai dikerjakan. Mega proyek itu digadang-gadang untuk mengurangi kemacetan di jalur Kota Tuban.

“Pengerjaan proyek sudah berjalan sesuai rencana, seperti pembukaan lahan, pembersihan, dan pengerasan tanah sudah dimulai dari 2 Minggu lalu,” kata Wakil Bupati (Wabup) Tuban Noor Nahar Hussein, Jumat, (5/7/2019).

Proyek yang menelan anggaran puluhan miliar itu dikerjakan oleh tiga rekanan yang berbeda. Dengan rincian, plot pertama dari nilai pagu Rp 24 Miliar ditawar menjadi Rp 16 Miliar.

Kemudian plot kedua dari pagu Rp 22 Miliar ditawar menjadi Rp 15,5 Miliar, dan Plot ketiga Rp 22 Miliar ditawar menjadi Rp 15,5 Miliar. Dari total anggaran itu, ansumsi pembangunan fisik sekitar 7 kilometer atau hampir setengah jalur ring road dengan kontruksi jalan nasional.

“Kita akan terus melakukan pengawasan pada proyek ini dan dilakukan secara rutin kedepannya, hal itu untuk melihat progres berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Selian itu, Wabup Tuban mengingatkan untuk para kontraktor agar tetap bekerja secara profesional, dan sesuai target yang telah diberikan. Tujuannya agar tidak terjadi keterlambatan di kemudian hari yang dapat merugikan semua pihak.

“Kita berharap tidak ada keterlibatan dalam proyek tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut, proyek itu untuk mengurai kemacetan di jalan utama kota itu, dan tahun ini terbagi dalam tiga paket. Dengan rincian berada di jalan Desa Tunah, Kowang, Semanding, dan Djarum yang kesemuanya masuk Kecamatan Semanding.

“Pengerjaan jalan dibagi menjadi tiga paket yang dikerjakan tiga kontraktor berbeda, untuk mengurangi resiko pekerjaan. Sebab jika dikerjakan satu kontraktor terlalu panjang,” tegas Wabup Tuban.

Sebatas diketahui, proyek jalan yang memiliki panjang sekitar 14 kilometer itu ditargetkan akan selesai di tahun 2021 mendatang. Dengan asumsi total anggaran untuk pembangunan fisik sekitar Rp 140 miliar. (rohman)

Leave a Reply