PSI Tuban Merangkul Generasi Muda

1
Sugiono.

halopantura.com Tuban – Merangkul generasi muda dalam mengawal percaturan politik, terlihat dalam sosok Sugiono. Hal itu dilakukan karena generasi muda merupakan penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan.

Berkat semangat itu, dia saat ini dipercaya sebagai ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tuban. Serta terus melakukan kegiatan positif untuk masyarakat dengan melibatkan para generesai muda dari berabagai elemen.

“Potensi generasi muda harus diarahkan dengan hal yang baik, karena mereka adalah penerus bangsa dan calon pemimpin,” kata Sugiono.

Berbagai kegiatan tentang kepemudaan terus ia lakukan untuk menciptakan generasi muda yang siap untuk menghadapi tantangan dunia. Diantaranya, dengan mengadakan berbagai seminar yang bertajuk kepemudaan dan diskusi kecil untuk mengasah kemampuan berpikir.

“Saatnya yang muda berkarya. Sehingga potensi para pemuda harus kita kawal untuk hal – hal yang positif,” terang Sugiono.

Menurutnya, generasi pemuda  yang ada di Kabupaten Tuban ini memiliki potensi yang luar biasa dalam memajukan dearahnya. Oleh sebab itu, partai ini hadir untuk mengawal itu dan berkomitmen membangung generasi muda yang baik.

“Pemuda juga harus ikut mengawal kebijakan pemerintah dan bisa berkarya untuk dirinya sendiri hingga untuk bangsa ini,” terang Sugiono yang terlahir di Kecamatan Palang Tuban.

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa sudah saatnya pemuda Tuban untuk bisa ikut berjuang lebih dalam berpartisipasi di dunia perpolitikan. Karena majunya sebuah bangsa ini tidal pelas dari peran pemuda.

“Jika pemuda tidak bisa ikut mengawal dan berperan terhadap pemerintahan. Bisa dipastikan bangsa ini sulit besar,” terangnya.

Sementara itu, diakui Sugiono bahwa partai yang di usung ini adalah wadah untuk penyalur aspirasi bagi pemuda-pemuda yang ada di Tuban dan mengembangkan potensi serta bakat pemuda. Dengan harapan para pemuda-pemuda bisa selalu memantau perkembangan politik yang ada.

“Siapa lagi yang akan menerima dan meneruskan perjuangan kalau tidak para pemuda. Makanya pemuda harus memiliki kemampuan yang lebih,” pungkasnya. (*/roh)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan