PSSI Cabut Sanksi, Panitia Pertandingan Persatu Tuban Lolos Denda Rp 10 Juta

0
Tim Persatu Tuban (kostum hijau) ketika bertanding di Stadion Lokajaya Tuban. (dok, rohman)

halopantura.com Tuban – Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Indonesia (Komdis PSSI) mencabut sanksi buat panitia pelaksana pertandingan Persatu Tuban. Hal itu sesuai dengan surat keputusan Komdis PSSI Liga 2 Indonesia tentang pencabutan surat keputusan komisi disiplin.

“Surat salinan keputusan Komisi Displin tentang pencabutan saksi telah kita terima,” jelas FahmiFikroni, Manager Persatu Tuban, Jum’at, (18/8/2017).

Sebelumnya, Panitia pelaksana pertandingan Persatu tercatat terkena hukuman denda Rp 10 juta dari Komdis PSSI Liga 2. Karena melangar pasal 65 jo Pasal 66 ayat 1 kode disiplin PSSI.

Denda itu diberikan karena pada tanggal 22 Juli 2017, bertempat di stadion Lokajaya Tuban ada pertandingan Persatu Tuban melawan PSBI Blitar. Saat itu ada pendukung atau sporter pertandingan menyalarakan flare dan melakukan pelemparan botol kedalam lapangan pertandingan.

“Surat keputusan itu berbunyi, mencabut keputusan Komdis PSSI tentang hukuman terhadap panitia pertandingan Persatu Tuban,” jelas Roni panggilan akrabnya.

Pihak manajemen Persatu Tuban merasa bersyukur atas pencabutan sanksi tersebut. Karena diakui Manajemen memang tidak ada insiden yang dituduhkan di awal saat pertandingan Persatu dengan PSBI Blitar di Stadion Lokajaya Tuban.

“Kita bersyukur aduan kita direspon dengan cepat, sehingga panitia pertandingan Persatu Tuban tidak jadi terkena sanksi dari Komdis PSSI,” beber Roni yang juga politisi senior asal PKB.

Lebih lanjut dalam surat keputusan tersebut menyebutkan bahwa sidang Komdis, dihadiri Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin Firdaus bersama Wakil Ketua Komdis dan tiga anggota, tertanggal 16 Agustus 2017.

“Memang dalam pertandingan saat itu tidak ada pelanggaran, serta tidak ada bukti yang mengarah atau menunjukan kalau ada pelemparan dan pelanggaran ketika pertandingan saat itu,” terang Roni Tuban. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan