Puluhan Balita di Palang Keracunan Massal Usai Ikuti Kegiatan Posyandu

2
Kondisi balita ketika dirawat di RSUD dr. Koesma Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Puluhan balita mengalami keracunan massal diduga usai mengkonsumsi makanan didalam kegiatan Posyandu, di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban. Kini para korban masih mendapatkan penanganan medis di tiga lokasi, Senin malam, (12/3/2018).

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban menangani sekitar sebelas balita yang mengalami keracunan, dan di rumah sakit Medika Mulia Tuban ada belasan pasien, dan ada pula yang di rawat di Pukesmas Palang, Tuban.

“Anak saya muntah sekitar jam empat sore usai makan di acara itu,” ungkap Meri salah satu ibu pasien ketika ditemui di RSUD dr. Koesama Tuban.

Ia mencerita awal mulanya mengikuti kegiatan Posyandu yang digelar Pukesmas, di desa Gesikharjo, Palang. Disela-sela acara, para undangan diberikan snack anak-anak, dan makanan yang bersisi menu sayur sop, tempe, dan daging ayam.

Setelah itu, anak-anak yang mengikuti Posyandu menikmati menu makanan yang telah diberikan oleh panitia. Setelah pulang, para balita merasa mual dan muntah-muntah hingga akhirnya di larikan di rumah sakit untuk penanganan medis.

“Anak saya makan sop, dan setelah itu langsung mengalami muntah,” jelas Mari sambil mendampingi anaknya yang mengenakan infus.

Nampak di ruangan UGD RSUD dr. Koesma Tuban para petugas tengah sibuk memberikan penangan buat pasien yang terkena keracunan massal. Tak hanya itu, pasien yang datang juga nampak terus bertambah.

“Penyebab (keracunan, red) belum mengetahui, karena masih ditangani medis, kalau saya ngomong takut salah, nanti saja,” kata Yuningsih salah satu petugas kesehatan diwilayah kerja Kecamatan Palang.

Sementara itu, dr. Saiful Hadi, Direktur RSUD dr. Koesma Tuban, mengaku telah menerima pasien balita dari wilayah Kecamatan Palang. “Pasien masih dalam perawatan,” ungkapnya.

Terkait keracunan masal itu, Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban Endah Nurul, belum bisa memberikan keterangan resmi. Ketika dikonfirmasi di nomor 0822 5733 xxxx juga belum diangkat. (rohman)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here