Reses Muhammad Musa, Warga Sambut Gembira Pembangunan Tuban Sport Center

0
Muhmmad Musa ketika melakukan reses.

halopantura.com Tuban – Masyarakat menyambut gembira kelanjutan pembangunan sarana olahraga yang bertaraf Internasional, Tuban Sport Center (TSC) yang berada di Dusun Pidengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

Aspirasi itu disampaikan warga Widengan, Kelurahan Gedongombo dalam acara reses anggota DPRD Tuban dari partai Golkar, Muhammad Musa, S.Ag, MH. Kehadiran wakil rakyat itu di tengah-tengah masyarakat di sambut hangat dan antusias oleh warga setempat.

“Warga sangat antusias menyampaikan aspirasinya, termasuk menyambut gembira kelanjutan pembangun Tuban Sport Center,” kata Muhammad Musa, Sabtu, (28/10/2017).

Pemkab Tuban telah mencantumkan kelanjutan pembangunan proyek itu senilai Rp 60 miliar dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2018 mendatang. Direncanakan dana itu untuk membangun stadion sepak bola beserta tribun utama, lintasan atletik, dan beberapa fasilitas olahraga lainnya.

“Pembangunan itu nantinya akan menimbulkan multi efek buat perekonomian masyarak sekitar, dan terlebih bisa meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” ungkap Musa panggilan akrabnya.

Menurutnya, acara reses ini dilaksanakan sejak Jum’at (27/10) sampai dengan Senin (30/10) di empat desa. Diantaranya berada di Desa Tunah, Gedongombo, Kowang, dan Sambongrejo yang kesemuanya berada di Kecamatan Semanding.

“Aspirasi masyarakat ini nantinya akan kita sampaikan kepada pemerintah sebagai masukan untuk menata pemerintahan yang lebih baik dan sejahtera buat masyarakat luas,” terang politisi senior asal Kecamatan Semanding.

Musa meras bersyukur bisa terus dekat dan hadir ditengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan permasalahan atau persoalan warga. Sehingga, apa yang menjadi persoalan warga bisa dicarikan solusi terbaik dengan menyamakan program-program yang ada di Pemkab Tuban.

“Intinya kita sangat bangga bisa dekat dan menyapa masyarakat,” tegas Musa kepada wartawan ini.

Lebih lanjut, Musa mengatakan dalam acara reses sebagian warga juga mengeluh dengan kualitas Rastra (sebelumnya raskin, red) yang diterima warga. Kondisi ini menjadi perhatian serius supaya segera ditangani.

“Kita berharap persoalan kualitas Rastra buat warga menjadi perhatian khusus dan akan kita kawal untuk lebih baik,” tegas Musa. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan