Satu Orang Tewas, Tujuh Pekerja Tersengat Listrik Saat Perbaiki Rumah

0
Petugas ketika melakukan olah TKP. (Zainul Arifin)

halopantura.com Jombang – Tujuh orang pekerja tersengat aliran listrik ketika sedang memperbaiki rumah milik salah satu warga, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Akibatnya, satu orang meninggal dengan luka bakar di tubuh.

Kapolsek Diwek Polres Jombang, AKP Achmad Chairuddin membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (23/1/2020). Korban meninggal dengan luka bakar serius adalah Didin Aswandaru (27) warga desa setempat.

Sedangkan enam pekerja rekan korban mengalami luka-luka. Mereka yakni, Kusaini (28) luka bakar di bagian kaki sebelah kiri, Nur Wachid (45) luka lebam dan Ali Maskur (50) luka ringan. Sementara, tiga orang lainnya, Sueb (40), Nur Kholid (30) dan Uliono (40), tidak mengalami luka.

Kapolsek menjelaskan, Korban Aswandaru dengan keenam rekannya sedang memperbaiki atap rumah milik Imam Taufiq (30), warga setempat. Saat itu, mereka mengganti konstruksi kayu dengan galvalum.

“Saat memperbaiki atap rumah, pipa besi yang teraliri listrik menyentuh baja ringan. Lalu merembet ke tubuh para pekerja dan kesetrum,” kata Kapolsek dikonfirmasi.

Sengatan listrik itu, membuat para pekerja langsung terjatuh dari atap rumah yang sedang di perbaiki. Nahas bagi Aswandaru, dia mengalami luka bakar serius di tubuhnya dan meninggal seketika.

“Satu orang meninggal dan enam lainnya luka. Saat ini masih dalam perawatan,” ujarnya.

Tim Identifikasi Polres Jombang telah melakukan olah TKP. Dalam pemeriksaan luar, ditemukan luka bakar bekas sengatan listrik dam tidak ada tanda bekas penganiayaan.

“Tubuh korban terdapat luka gosong karena tersengat aliran listrik. Ini murni kecelakaan,” kata Kapolsek. (fin/roh)

Tinggalkan Balasan