Sembilan Kecamatan di Jombang Terendam Air

0
Kondisi air banjir yang masuk ke rumah warga.

halopantura.com Jombang – Kabupaten Jombang diterjang dilanda bencana banjir. Selain merendam pemukiman warga, air juga membanjiri sejumlah fasilitas umum.

Informasi yang dihimpun media ini, sebanyak sembilan kecamatan di Kabupaten Jombang terendam banjir. Diantaranya, Kecamatan Ngoro, Kecamatan Mojowarno, Kecamatan Bareng, Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Sumobito, Kecamatan Gudo, Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Ploso, dan Kecamatan Tembelang.

Ketinggian banjir bervariasi, hingga lebih dari tiga meter. Banjir terparah di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. Di kecamatan tersebut, sejumlah sekolah terpaksa diliburkan karena air masuk kedalam ruangan kelas.

Di Pasar Blimbing, Kecamatan Gudo, aktifitas jual beli di lokasi itu juga lumpuh total karena banjir menggenang lokasi. Itu karena sungai di belakang pasar tanggulnya jebol.

“Banjir karena sungai di belakang pasar tak bisa menampung debit air yang tinggi hingga tanggulnya jebol. Ketinggian sekitar 30 sentimeter,” kata Suhariyanto warga setempat.

Di wilayah Mojoagung juga demikian. Air mulai masuk ke pemukiman warga menjelang Subuh, Rabu (21/2/2018) dinihari.

“Semalam kan hujan terus, kemudian air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 04.00 WIB dinihari hingga saat ini,” kata Indra warga Mojoagung, Kamis (22/12/2018).

Hingga saat ini, petugas dari BPBD dan Tim Sar bersama anggota Polisi dan TNI serta warga telah siaga di sejumlah lokasi banjir. Petugas melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet untuk membantu mengevakuasi korban. Selain itu, petugas gabungan juga telah membuat dapur umum disejumlah lokasi banjir. (fin/roh)

Tinggalkan Balasan