Semen Indonesia Ajak Pelajar Bikin Konten Vlog Berkualitas

0
Peserta begitu semangat ketika mengikuti materi tentang teknik membuat video vlog. (Arief Wibowo)

halopantura.com Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bekerjasama dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban kembali menggelar workshop milenial vlog. Kali ini, putaran ketiga kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 4 Tuban, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 pelajar perwakilan dari SMA sederajat di Kabupaten Tuban. Dalam acara itu, pihak Semen Indonesia meminta agar para pelajar membuat konten vlog yang berkualitas.

“Semen Indonesia menggelar workshop ini agar siswa saat membuat vlog menghasilkan konten yang berkualitas dan memberikan edukasi,” ungkap Kasi Humas Seman Indonesia – pabrik Tuban, Arif Zainudin.

Ia  mengatakan, internet adalah kebutuhan pokok, bahkan melebihi kebutuhan primer manusia. “Di antaranya adalah video atau youtube yang banyak digemari,” ujar Arif Zainudin.

Workshop tersebut berisi materi literasi digital, teknik pengambilan gambar video, editing video dan lainnya. Dengan materi itu harapanya para peserta bisa membuat vlog sesuai dengan aturan.

“Jadi nanti vlog yang dibuat berkualitas dan sesuai dengan aturan,” katanya.

Khoirul Huda Ketua Ronggolawe Press Solidarity (RPS) mengatakan workshop digelar untuk mendidik siswa agar tidak terjebak dalam kabar hoaks dan bisa bermedia sosial secara sehat.

“Ini salah satu tanggungjawab wartawan. Selaib mengritisi juga mengedukasi,” terangnya.

Literasi digital diberikan karena para siswa saat komunikasi di media sosial, yang dilakukan kadang kurang etis dan sesuai adat ketimuran.

“Tanggunngjawab untuk ikut mendidik, bagaimana bermedia sosial yang santun dan tidak melanggar,” tandasnya.

Sementara Waka Kesiswaan SMAN 4 Tuban  Yanik Muda Wuryandani mengatakan bersyukur digelar workshop di sekolahnya. “Karena itu workshop harus diikuti sampai selesai, ambil ilmunya,” katanya.

Sebagai waka kesiswaan, dia mengaku sudah sering memberikan pengertian jangan mudah menulis atau curhat di medsos.

“Karena bahaya kalau medsos digunakan sevara tidak bertanggungjawab,” tandasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di lima sekolah di beberapa kecamatan. Yakni di SMAN 1 Tuban, SMKN 1 Tuban, dan ketiga di SMAN 4 Tuban. Selanjutnya di SMAN Kerek dan SMK Manbail Futuh Jenu. (rohman)

Tinggalkan Balasan