Serikat Buruh Gelar Demo, PT Gunawan Fajar Tuban Dinilai Abaikan Hak Karyawan

1
Para pendemo ketika menuju kantor DPRD Tuban. (rohman)

halopantura.com Tuban – Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional Tuban menggelar aksi demo. Meraka kecewa dengan gaji yang diberikan dari PT Gunawan Fajar Tuban lantaran masih dibawah upah minimum Kabupaten (UMK) Tuban, Senin, (20/11/2017).

Para buruh itu mulai demo dari pabrik PT Gunawan Fajar Tuban, di jalan Piere Tendean nomor 17, Kelurahan Ronggomulyo – Tuban. Selanjutnya, mereka menuju kantor wakil rakyat Tuban sambil melakukan orasi secara bergantian.

“Sejak tahun 2013, kita dibayar dibawah UMK Tuban, ini bentuk penindasan,” kata Mustain, koordinator aksi.

Dalam aksinya, mereka menuntut upah sesuai UMK Tuban tahun 2017 sebesar Rp 1.901.960 dan mengganti kekurangan selama membayar dibawah upah. Serta meminta ditertibatkan slip gaji yang selama enam bulan terakhir telah ditiadakan.

“Gaji kita hanya Rp 63.400 perhari, ini sangat tidak masuk akal. Begitu pula, kita menolah PHK sepihak yang dilakukan oleh PT Gunawan Fajar Tuban,” teriak koordinator aksi.

Lebih lanjut, para pendemo juga meminta perjanjian kontrak kerja yang selama ini hanya dipegang oleh perusahaan. Dan meminta seluruh karyawan diikut sertakan jaminan sosial tenaga kerja.

“Kita menolak upah lembur yang dibawah ketentuan perundang-undangan,” tambah Mustain.

Selain itu, para pedemo juga kecewa dengan perusahaan karena tidak mendapatkan uang makan dan transport. Bahkan, mereka merasa kecewa lantaran hak cuti tidak pernah ada.

“Hak cuti merupakan hak kami, jangan sampai kami ditindas. Serta kita juga meminta di gaji, jika tidak masuk kerja karena sakit dan bisa menunjukan surat dokter,” jelasnya.

Setelah sampai di kantor wakil rakyat, mereka ditemui Agung Supriyanto, Ketua Komisi DPRD Tuban. Ia mendukung, dan akan berusaha memperjuangkan hak-hak karyawan sesuai aturan yang berlaku.

“Banyak pelaku perusahaan yang ada di Tuban belum menjalankan amanat sesuai undang-undang ketenaga kerjaaan, makanya banyak masyarakat yang miskin. Tuntutan ini akan kita perjuangkan,” jelas Agung Supriyanto dihadapan para pendemo. (rohman)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan