Silpa Rp 275 M, Program OPD Tuban Kurang Maksimal

halopantura.com Tuban – Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) Bupati Tuban tahun anggaran 2017 menuding masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tuban yang belum bekerja maksimal. Hal itu menyebabkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) di tahun anggaran 2017 kemarin yang cukup besar.

Silpa tahun kemarin mencapai sekitar Rp 275 miliar dari total APBD Tuban mencapai lebih Rp 2,2 triliun lebih. Sedangkan di tahun anggaran 2016 Silpa mencapai sekitar 258 miliar dari APBD Tuban mencapai Rp 2,1 triliun.

Selain itu, Pansus menilain masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang program kerjanya belum singkron dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga, program kerja OPD yang tidak singkron dengan RPJMD akan menimbulkan kerugian buat masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pansus LKPJ Bupati Tuban tahun anggaran 2017, Karjo, di kantor DPRD Tuban, Jumat (02/03/2018).

“Program-program OPD dalam proses penyerapan anggara harus menuju pada RPMJD, tetapi di tahun 2017 kemarin masih ada yang belum. Sehingga bupati harus melakukan evaluasi terhadap OPD tersebut,” tambah politisi senior asal PDI Perjuangan tersebut.

Karjo yang juga Ketua Komisi B DPRD Tuban menilai diantara OPD yang program kerjanya paling banyak tidak singkron dengan RPJMD adalah Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Kita akan terus mendorong program-program OPD sesuai dengan RPMJD Tuban, supaya apa yang menjadi visi dan misi bupati tercapai. Jika masih tidak mampu, maka layak diganti,” jelas Karjo kepada wartawan ini.

Lebih lanjut, Karjo berharap ditahun ini program-program OPD harus mengaju pada RPMJD Tuban. Serta dewan akan terus mendorong dan mengevaluasi bagi OPD yang kinerjanya kurang maksimal.

“Setelah penuntasan akhir pembahasan LKPJ tahun 2017 ini, maka nanti kita akan berikan rekomendasi buat pemerintah sebagai bahan kebjiakan kedepan,” tegas Karjo ini.

Sementara itu, Rohman Ubaid, Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tuban, menepis jika kinerja OPD tidak maksimal di tahun ini. Ia menilai seluruh OPD telah bekerja secara maksimal dan sesuai dengan perencanaan program.

“Penilaian (Pansus LKPJ, red) saya kira masih belum menyeluruh, sehingga saya kurang sepakat, karena OPD sudah bekerja maksimal,” terang Rohman Ubaid.

Lebih lanjut, Rohman Ubaid menambahkan jika OPD telah bekerja maksimal dengan di buktikan Pemkab Tuban di tahun 2017 telah meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (SAKIP) dengan predikat B dari pemerintah pusat, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

“Predikat penghargaan SAKIP tahun 2017 ini naik dibandingkan tahun lalu yang hanya mendapat predikat C. Itu menunjukan program atau kinerja sudah sesuai,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan