Spesialis Pencuri HP Ditangkap Warga di Pagelaran Elekton

halopantura.con Bojonegoro – Warga berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian handphone (HP), di halaman samping warung kopi milik warga di Desa Penganten Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Pelaku yang diamankan berinisial KH (35) warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Sementara korban bernama M Eko Setio Wahyu (18), pelajar asal Desa Samberan, Kecamatan Kanor Kabupaten Kabupaten Bojonegoro.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Balen guna penindakan lebih lanjut, Senin, (2/4/2018).

Kapolsek Balen, AKP Rasito mengungkapkan bahwa kronologi penangkapan pelaku bermula pada awalnya anggota Polsek Balen sedang melaksanakan pengamanan pagelaran elektun di rumah seorang warga di Desa Penganten Kecamatan Balen, Jum’at, (30/3/2018).

Pada sekitar pukul 22.00 Wib, saat berlangsungnya kegiatan hiburan elektun tersebut, petugas mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang diduga pelaku pencurian HP, telah diamankan oleh warga masyarakat setempat.

“Petugas segera mendatangi lokasi, tempat pelaku pencurian tersebut diamankan warga,” jelas Kapolsek Balen.

Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas segera mengamankan pelaku. Kemudian petugas bersama warga masyarakat melakukan pengecekan di dalam jog sepeda motor milik pelaku yang diparkir di lokasi parkir sekitar tempat pertunjukan elektun.

Dari pemeriksaan itu petugas mendapati di dalam jog sepeda motor pelaku terdapat 2 buah HP hasil pencurian.“Selanjutnya pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Balen untuk di lakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” lanjut Kapolsek.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan 1 buah HP merk Samsung J5 warna putih, 1 buah HP merk Xiomi Redmi 4X warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dipakai oleh pelaku.

Serta diamankan 1 buah dompet warna hitam yang berisikan: STNK sepeda motor, KTP, SIM C, 5 kartu ATM Bank BRI dan 1 kartu ATM Bank BNI, dan uang tunai sebesar Rp 62 ribu.

“Korban diperkitrakan menderita kerugian kurang lebih sebesar Rp 2,6 juta,” imbuh Kapolsek. (luh/roh)

Tinggalkan Balasan