Suporter Tewas Usai Laga PSIM Yogyakarta Lawan PSS Sleman

0
Ilustrasi. (merdeka.com)

Bantul – Seorang suporter bernama Muhammad Iqbal Setyawan tewas saat laga derby DIY antara PSIM Yogyakarta melawan PSS Sleman di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Kamis (26/7) kemarin.

Pendukung kesebelasan itu diketahui Warga Dusun Balong, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Ia sempat dirawat di RS Permata Pleret sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.

Iqbal, demikian pelajar kelas II SMK ini disapa, merupakan anak dari seorang anggota Polsek Pleret bernama Aiptu Kasium Suradi. Iqbal mengembuskan napas terakhirnya di RS Permata Pleret sekitar pukul 21.00 WIB.

Kapolsek Pleret, AKP Sumanto, membenarkan jika Iqbal yang meninggal usai laga PSIM melawan PSS merupakan anak seorang anggota polisi. Meskipun demikian, Sumanto tak tahu bagaimana kronologi Iqbal meninggal dunia.

“Pokoknya saya (berjaga) di Simpang Empat Jejeran. Saya tahunya dari arah stadion ada PMI, ambulans. Setelah itu korban dibawa ambulans ke RS Permata Pleret. Pas mau bubaran, magrib lah. Terus saya melintas Jejeran, saya sibuk dengan suporter kepulangan itu,” ujar Sumanto saat dihubungi, Jumat (27/7).

Sumanto menceritakan usai kondisi di Simpang Empat Jejeran kondusif, dirinya pun berpatroli ke arah timur. Saat dalam perjalanan patroli, dirinya mendapatkan kabar jika ada seorang suporter yang keadaannya kritis dan dirawat di RS Permata Pleret.

“Saya suruh ngecek anggota saya. Ternyata tapi tidak ada identitas sama sekali. Tidak bawa, tidak ada atribut-atribut suporter juga enggak ada, ya sebatas itu,” ungkap Sumanto.

Sumanto mengungkapkan bersamaan dengan kabar ada suporter yang dirawat di RS Permata Pleret, seorang anggotanya yang bernama Kasium Suradi tengah mencari keberadaan anaknya. Suradi, kata Sumanto mencari anaknya di sekitar Stadion SSA.

“Karena gak ketemu-ketemu kemudian Suradi pun diperlihatkan foto korban yang sedang dirawat di RS. Ternyata itu benar anak Suradi, anggota saya,” urai Sumanto.

Sumanto menambahkan korban diduga dikeroyok oleh sejumlah suporter. Akibatnya korban mengalami sejumlah luka.

“(Korban) dikeroyok sama suporter. Kalau lukanya lebam di mata kiri, terus mungkin enggak kelihatan (luka dalam). Tahunya cuma mata kiri,” pungkas Sumanto. (Purnomo Edi)

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/suporter-tewas-usai-laga-psim-yogyakarta-vs-pss-sleman.html

Leave a Reply