Survei Forum IDeA, Masyarakat Lamongan Banyak Keluhkan Jalan Rusak

0
Hasil survei Forum IDeA (Inisiasi Desa dan Agraria) bekerjasama dengan DemosStat Institute (DSI).

halopantura.com Lamongan – Forum IDeA (Inisiasi Desa dan Agraria) bekerjasama dengan DemosStat Institute (DSI) menyelenggarakan survei secara on-line. Dimana, tema survei kali ini adalah Pilkada 2020 dan Pembangunan Desa di Lamongan.

“Tema ini diambil dengan beberapa pertimbangan, diantaranya Pilkada sebagai mekanisme konstitusional pengisian jabatan kepala daerah tentu punya makna strategis dalam banyak hal, termasuk dalam hal arah kebijakan pembangunan desa,” ungkap Pimpinan IDeA, Fauzin, Selasa, (14/7/2020).

Menurutnya, survei online ini menggunakan jumlah responden sebanyak 274 responden (MOE 5.92 persen). Dimana, responden dipilih secara acak bebas.

“Filterring responden dilakukan dengan kriteria, satu gadget hanya bisa mengisi 1x polling. Hal itu memastikan tiap data responden tidak bias. Data yang diproses hanya dari responden dengan IP address Lamongan untuk memastikan responden tidak dari luar Lamongan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan hasil survei tersebut terdapat keterkaitan atau terdapat pengaruh dari Kepala Daerah (Bupati) terhadap proses pembangunan desa di Lamongan. Sebanyak 67,52 persen berpendapat bahwa baik dan buruknya pembangunan desa sangat ditentukan oleh Bupati dan Wakil Bupati.

“Permasalahan yang menjadi perhatian dari masyarakat Lamongan yaitu kondisi jalan yang rusak. Memang tingkat kerusakan jalan di Lamongan sangat parah dan hampir merata,” ungkap Fauzin.

Menurutnya, keluhan soal jalanan rusak menjadi yang terbanyak disampaikan masyarakat, dengan angka mencapai 46,35 persen dari total responden yang berpendapat bahwa masalah utama di Lamongan adalah jalan rusak. Selain permasalahan jalan rusak, masyarakat Lamongan juga mengkritisi permasalahan bantuan social yang tidak tepat sasaran.

“Tentu selain dua permasalahan tersebut, terdapat permasalahan lain di Lamongan yang menjadi perhatian publik,” jelas Fauzin.

Ia berharap kepala daerah yang terpilih dalam pilkada 2020 dapat memberikan solusi dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Beberapa figur sudah cukup dikenal oleh masyarakat dan dianggap layak untuk menjadi kepala daerah.

“Bermodal figur-figur tersebut, tentu kita berharap bahwa Pilkada dapat menghasilkan Bupati yang berkualitas dan dapat menyelesaikan permasalahan riil di masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Forum IDeA menerangkan Kabupaten Lamongan adalah diantara 19 Kabupaten/Kota yang akan menggelar Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020. Kabupaten itu terdiri dari 27 Kecamatan,12 Kelurahan dan 462 Desa.

“Yang menarik, dari 462 desa tersebut masih terdapat 42 desa yang berstatus sebagai desa tertinggal dan sebagian besar statusnya adalah desa berkembang sebanyak 328 desa) serta hanya sebagian kecil saja yang berstatus sebagai desa maju dan desa mandiri,” pungkasnya. (at/mus/roh)

Tinggalkan Balasan