Tahun 2018, Proyeksi APBD Tuban Rp 2,46 T dan Naik 11,93 Persen

0
Ilustrasi

halopantura.com Tuban – Proyeksi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tuban pada tahun depan mengalami kenaikan sebesar 11,93 persen dibanding tahun ini. Pada tahun ini anggaran pendapatan mencapai sekitar Rp 2,20 triliun dan tahun 2018 di proyeksikan menjadi Rp 2,46 triliun.

Proyeksi anggaran pendapatan di tahun 2018 itu bersumber dari pendapatan asli deaerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah. Dengan rincian proyeksi PAD tahun depan juga mengalami kenaikan sebesar 5,14 persen.

Tahun ini PAD Tuban tembus Rp 327 miliar dan proyeksi tahun depan menjadi Rp 344 miliar. Kemudian dana perimbangan ditahun ini mencapai Rp 1,46 triliun dan tahun depan di proyeksikan menjadi Rp 1,62 triliun.

Selanjutnya, pendapatan lain-lain yang sah ditahun ini mencapai Rp 411 miliar dan pada tahun depan diproyeksikan menjadi Rp 496 miliar. Ada kenaikan pula di pendapatan lain-lain yang sah itu ditahun depan sebesar 20,56 persen.

Semua itu disampaikan pihak eksekutif dalam sidang paripurna di gedung dewan Tuban, Jum’at, (2/6/2017). Dengan salah satu agenda tentang penyampaian nota penjelasan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) Tuban di tahun 2018.

“Anggaran pendapatan daerah di tahun depan (2018, red) ditargetkan naik mencapai 11,93 persen dibanding tahun ini,” terang Wabup Tuban, Noor Nahar Hussein, usai mengikuti sidang paripurna tersebut.

Menurutnya, salah satu upaya dalam pencampaian target itu dengan meningkatan pengawasan dalam rangka menghilangkan tingkat kebocoran. Serta penggalian potensi sumber-sumber pendapatan baru sesuai peraturan yang berlaku.

“Kita juga melakukan koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Pusat maupun Provinsi dalam rangka memperoleh sumber pendapatan lain sesuai pendapatan asli daerah,” tambah Wabup Tuban. (rohman)

Tinggalkan Balasan