Target Setahun, Polres Tuban Incar Minimal Dua Kasus Korupsi

0
AKP Iwan Hari Poerwanto, ketika diwawancarai. (rohman)

halopantura.com Tuban – Bumi Wali sebutan Kabupaten Tuban bebas dari tindak pidana kasus korupsi, nampaknya akan di wujudkan Polres Tuban. Komitmen itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Poerwanto yang baru bertugas di Tuban pada awal Desember 2017 kemarin.

“Kita siap untuk mengungkap kasus tindak pidana korupsi yang ada di Kabupaten Tuban, jika ada temua silahkan lapor,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban, Kamis, (4/1/2017).

Bahkan kasus korupsi yang masih menjadi tunggaan penyidik Polres Tuban di tahun 2017 kemarin, telah dipelajari dan di dalami. “Kasus korupsi yang belum selesai di tahun lalu, telah kita pelajari,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban.

Salah satu kasus yang masih menunggak adalah kasus dugaan korupsi yang menyeret tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tuban, yang saat itu mereka bertugas di wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Tuban. Sampai saat ini berkas kasus ketujuh PNS itu masih menumpuk di Polres Tuban.

Ketujuh abdi Negara tersebut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Polres Tuban, di wisata pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding, pada akhir bulan Agustus 2016 yang lalu.

“Komitmen pemberantasan kasus korupsi terus menjadi atensi, termasuk dalam sosialisasi pencegaannya,” tambah mantan Kasat Reskrim Polres Gresik itu.

Selain itu, Polres Tuban selama kurun satu tahun ini juga berkomitmen minimal menyelesaikan dua kasus korupsi untuk dilimpahkan ke penyidik Kejaksaan Negeri Tuban. Hal itu menjadi prioritas di tubuh korp baju coklat tersebut.

“Kita memiliki target, dalam satu tahun minimal dua kasus korupsi yang harus selesai dan dilimpahkan ke jaksa penuntum umum,” tegas AKP Iwan Hari Poerwanto.

Sebatas diketahui, Kabupaten Tuban di bawah kepemimpinan Bupati Tuban, H. Fathul Huda, sudah ada sepuluh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Tuban yang terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam perkara pungli.

Hal itu tercatat mulai akhir bulan September 2016 sampai dengan bulan Febuari 2017, dan kesemua abdi negara itu diamankan dalam OTT Polres Tuban dibeberapa tempat yang berbeda.

Baca : https://www.halopantura.com/operasi-tangkap-tangan-sepuluh-pns-tuban-terlibat-korupsi/

Selain itu, beberapa Kepala Desa yang ada di Tuban juga sudah ada yang di tahan karena kasus korupsi. Baik korupsi uang kas desa atau korupsi dana desa atau dana alokasi desa.

Baca : https://www.halopantura.com/persoalan-pertanahan-kasat-reskrim-polres-tuban-buru-mafia-tanah/

(rohman)

Tinggalkan Balasan