Telan Anggaran Rp 6,5 M, Perbaikan Jembatan Simo Glendeng Target Selesai Akhir Tahun 2021

0
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, ketika meninjau jembatan Simo Glendeng, Sabtu, (30/7/2021).

halopantura.com Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5 miliar sampai Rp 6,5 miliar untuk perbaikan jembatan Simo Glendeng, tepatnya di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Proyek tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, usai meninjau kondisi jembatan, Sabtu, (30/7/2021). Dimana alokasi anggaran perbaikan tersebut masih di bahas atau proses di Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tuban 2021.

“Saat ini, progres masih dalam proses perubahan anggaran. Jika tidak ada halangan, Agustus masuk pada penetapan anggaran, sehingga September bisa mulai dikerjakan,” ungkap Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Minggu, (1/8/2021).

Jembatan penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu mengalami kerusakan pada tiang penyangga dan tembok penahan jembatan. Kerusakan itu lantaran terjadi longsor atau abrasi akibat tergerus sungai Bengawan Solo pada sisi utara sejak awal November 2020.

Akibatnya, sampai saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua. Kebijakan tersebut diambil sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan diharapkan perbaikan selesai pada akhir tahun ini.

“Diharapkan, akhir tahun 2021 perbaikan selesai. Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat kembali,” tegas Bupati Tuban.

Sebatas diketahui, perencanaan gambar perbaikan jembatan tersebut bekerjasama dengan salah satu perguruan tinggi yang ada di Jatim. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk gambar perencanaan itu mencapai lebih Rp 50 juta.

Dimana, jembatan tersebut rusak karena terjadi longsor tembok penahan tanah jembatan yang terjadi pada Selasa (3/11/2020) lalu. Longsornya itu diakibatkan terkena abrasi Sungai Bengawan Solo.

Akibatnya, jembatan tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua, dan ditutup untuk kendaraan roda empat karena berbahaya.

Selama jembatan ditutup, arus lalu lintas untuk kendaraan roda empat atau truk dialihkan ke jalur alternatif, yaitu ke arah Ponco, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, menuju jembatan Kaliketek, Kabupaten Bojonegoro. (rohman)

Tinggalkan Balasan