Terus Berkontribusi, Lazis NU Tuban Salurkan 6.000 Masker Cegah Covid-19

0
Lazis-NU Kabupaten Tuban ketika melakukan gerakan pencegahan Covid-19.

halopantura.com Tuban – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazis-NU) Kabupaten Tuban, terus berkontribusi dalam melakukan gerakan pencegahan Covid-19. Aksi nyata itu dilakukan dengan membagi sedikitnya 6.000 masker gratis kepada masyarakat, dan melakukan penyemprotan cairan desinfektan disejumlah lokasi.

Penyemprotan itu dilaksanakan di masjid, mushola sampai lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Ketua LAZIS-NU Kabupaten Tuban, Ida Musthofa mengungkapkan, gerakan ini merupakan ikhtiar PCNU untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Dimana, nantinya gerakan ini akan diteruskan hingga ke tingkat MWC NU bahkan tingkat Ranting se-Kabupaten Tuban.

“Gerakan pencegahan Covid-19 kali ini sasaran utamanya adalah tempat ibadah dan lembaga pendidikan, dan ini sudah berjalan di beberapa MWC atau Kecamatan, Insya’ Allah minggu ini sudah merata di seluruh MWC NU yang nantinya akan diteruskan disetiap ranting yang ada,” terang Ida Musthofa, Rabu, (1/4/2020).

Pria asal Kecamatan Plumpang itu menjelaskan, pihaknya mensuport sedikitnya 6000 masker, dan bahan campuran untuk desinfektan. Termasuk membuat stiker himbauan kepada masyarakat untuk jaga kebersihan, hidup sehat dan sering cuci tangan.

“Dalam gerakan pencegahan ini pendanaan masing-masing dibiayai oleh MWC-NU,” terangnya.

Selain itu, juga disupport oleh Lazis-NU Cabang Tuban. Seperti masker disupport kurang lebih 250 buah per MWC, dan ada beberapa MWC juga membuat dan membagikan masker, seperti MWC Singgahan 1000 masker, dan Parengan membuat 2500 masker.

“Kecamatan Plumpang membagikan 1500 masker,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap dengan adanya gerakan satgas pencegahan penyebaran Covid-19 ini, nantinya semakin banyak donasi yang masuk ke Lazis-NU, agar nantinya dapat digunakan diprogram selanjutnya.

“Hingga saat ini pihaknya mengaku telah menghabiskan Rp 70juta untuk membuat masker, pembelian bahan cairan desinfektan serta membuat stiker himbauan pencegahan,” ungkapnya.

Ketua Lazis-NU Tuban ini juga berharap paskah adanya gerakan pencegahan ini pihaknya dapat memberikan program stimulus ekonomi, mengingat situasi seperti saat ini yang mempunyai pendapatan tidak jelas atau pas-pasan.

“Harapan kami nantinya dengan keadaan seperti ini dapat memberikan gerakan bantuan berupa sembako bagi yang tidak mampu,” pungkasnya. (mus/roh)

Tinggalkan Balasan