Tiga Nelayan Tuban Selamat dari Tragedi Maut di Perairan Bawean

0
Ketiga nelayan Tuban berhasil diselamatkan setelah perahunya rusak diterjang ombak.

halopantura.com Tuban – Sebanyak tiga nelayan asal Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban selamat dari tragedi maut setelah perahunya terguling akibat diterjang gelombang tinggi disekitar perairan bawean Gresik.

Kasiyanto, Moh.Arifin, dan Tanto Jiran Asrori, berhasil diselamatkan oleh Awak Kapal Trans Power 209 yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Kita bersama Forkopimka dan pihak terkait lainnya telah menerima ketiga koran laka laut dalam kondisi selamat di kantor kecamatan pada Selasa malam,” kata Didik Purwanto, Camat Tambakboyo, Rabu, (11/7/2018).

Berdasarkan informasi, sebelum kejadian ketiga nelayan itu sedang berlayar dari pelabuhan Holcim pabrik Tuban menuju Banjarmasin, Minggu malam, (8/7/2018).

Ditengah perjalanan mencari ikan, perahu yang digunakan nelayan itu terbalik karena diterjang tingginya gelombang air laut disekitar perairan bawean Gresik. Akibatnya, perahu rusak, tenggelam, dan ketiga nelayan terapung-apung selama tiga jam lebih ditengah laut.

Beruntung dalam kejadian itu diketahui awak Kapal Trans Power 209 dengan kapten Kapal, Roby yang melintas dilokasi kejadian. Selanjutnya, ketiga korban diselamatkan dan dibawa menuju Gresik dengan naik kapal feri, Senin, (9/7/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Setelah sampai di pelabuhan Gresik, korban menghubungi keluarga. Kemudian Polairud Gresik menyerahkan korban kepada Kadeas Tambakboyo,” beber Camat Tambakboyo.

Setelah itu, Forkopimka Tambakboyo bersama pengurus ranting himpunan nelayan seluruh Indonesia Tambakboyo dan keluarga menunggu kedatangan korban di kantor kecamatan setempat. (mus/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here