Tingkatkan PAD, Komisi 4 DPRD Tuban Studi Banding Pengelolaan Pariwisata

0
Komisi 4 DPRD Tuban studi banding terkait pengelolaan pariwisata ke Kebun Binatang Surabaya.

halopantura.com Tuban – DPRD Tuban terus bekerja maksimal untuk menjalankan tugas dan fungsinya. Salah satunya, Komisi 4 DPRD Tuban melakukan studi banding terkait pengelolaan pariwisata ke Kebun Binatang Surabaya (KSB), Sabtu, (21/9/2019).

Studi banding itu dalam rangka menggali dan mempelajari tentang pengoptimalan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Dengan harapan nantinya bisa diterapkan untuk kemajuan Bumi Wali Tuban.

Kunjungan kerja perdana itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Tuban Muhammad Ilmi Zada dan Ketua Komisi 4 DPRD Tuban, Tri Astuti. Ia menyampaikan, pengelolaan pariwisata secara maksimal akan mampu meningkatkan PAD Tuban.

“Kita akan terus mendorong Pemkab Tuban untuk meningkatkan pengelolaan sektor pariwisata,” ungkap Hj. Tri Astuti, Minggu, (22/9/2019).

Ia menyampaikan, Komisi 4 DPRD Tuban membidangi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan rakyat, dan pariwisata. Makanya, kunjung kerja pertama ini dilakukan dengan studi banding terkait pengelolaan pariwisata.

“Pandangan kami, jika pengelolaan pariwisata nantinya dikelola secara terpadu dan terintegrasi di bawah naungan BUMD tentunya akan lebih mampu berkembang,” jelas Hj. Tri Astuti politis senior asal Gerindra.

Menurutnya, tempat wisata yang ada di Tuban nantinya bukan hanya untuk rekreasi saja. Namun, dewan mendorong agar  dikembangkan menjadi wisata yang memiliki sarana edukasi bagi pengunjung.

“Kami ingin mengembangkan wisata di Tuban, agar bisa berperan sebagai sarana pendidikan yang mengandung muatan ilmu pengetahuan, dan kepedulian terhadap satwa, flora dan fauna serta pelestarian lingkungan hidup melalui edukasi non formal,” tambah Ketua DPC Partai Gerindra Tuban itu.

Hj. Tri Astuti menjelaskan wilayah Tuban memiliki potensi hutan yang menarik  untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Tak hanya itu, Tuban juga memiliki potensi pantai sepanjang 60 kilometer yang harus di manfaatkan dan di jadikan objek wisata sebagai upaya penambahan PAD melalui investasi yang bersinergi antara pihak ke tiga dengan pemerintah daerah .

“Bila potensi wisata dikelola dengan baik, maka akan mampu mendatangkan multi efek ekonomi buat masyarakat sekitar,” tegas politisi asal Kecamatan Plumpang.

Untuk itu melalui kunjungan kerja perdana itu, dewan berharap nantinya pengelolaan wisata yang baik bisa diterapkan di Tuban. Sehingga potensi wisata yang telah ada di Bumi Wali bisa dikelola secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Studi banding ini juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan kami terkait pengelolaan wisata, sehingga ilmu yang kita dapat akan kita terapkan di Tuban,” terang.

Lebih lanjut, alasan Komisi 4 DPRD Tuban memilih kunjungan kerja ke KBS itu karena disana pengelolaan pariwisatanya telah berjalan dengan baik. Terbukti, keberadaan KBS yang dikelola oleh BUMD dengan menggandeng pihak ke tiga, ternyata KSB mampu meningkatkan sumber pendapatan asli di wilayahnya.

“Keberadaan KBS mampu meningkatkan sumber pendapatan dan mampu bersaing dan bertahan sejak 1916 dengan pengembangan inovasi pelayanan,” pungkasnya. (rohman)

Tinggalkan Balasan