Tingkatkan Perekonomian, Merakurak Kembangkan Program Inovasi Desa

0
Wisata kolam renang di Desa Sambungged, Kecamatan Merakurak, Tuban.

halopantura.com Tuban – Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban mengembangkan berbagai program di dua desa sebagai desa percontohan. Desa yang dikembangkan melalui Program Inovasi Desa (PID) tersebut yakni Desa Sambonggede dan Desa Sugihan. 

Ketua Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Merakurak, Gatot Sugihartono mengatakan bahwa untuk Desa Sambonggede saat ini mengembangkan wisata berupa kolam renang dan pasar desa. 

“Untuk kolam renang di Desa Sambunggede telah dibuka untuk umum beberapa hari yang lalu,” ungkap Gatot. 

Menurut Gatot, nantinya disekitar kolam renang milik Desa Sambonggede tersebut bakal dibangun sentra kuliner. Sehingga, diharapkan hal tersebut dapat lebih menarik pengunjung untuk singgah ketempat tersebut. 

“Untuk sentra kuliner ini telah dianggarkan melalui Dana Desa tahun anggaran 2019, dan kita berharap secepatnya dapat terrealisasi,” ujarnya. 

Sedangkan untuk Desa Sugihan, lanjut Gatot mengatakan, desa yang berada diwilayah pengembangan Semen Indonesia tersebut mengembangkan wisata petik kelengkeng. Pohon kelengkeng yang telah ditanam pada tahun 2016 lalu tersebut diperkirakan bakal dapat dipanen pada tahun 2019.

“Kelengkeng di Desa Sugihan ini berada di lahan kurang lebih seluas 32 hektar. Sedangkan, untuk jumlah pohon ada sekitar 3.750 pohon,” terangnya. 

Terpisah, Camat Merakurak, Agung Tri Wibowo mengapresiasi atas inovasi dua desa tersebut. Dia juga berharap inovasi di dua desa tersebut dapat berefek positif kepada masyarakat, dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa tersebut. 

“Kita berharap inovasi Desa Sambonggede dan Desa Sugihan dalam bidang wisata tersebut dapat memberikan multiplayer efek kepada masyarakat. Sehingga, hal itu selain dapat meningkatkan ekonomi masyarat juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). 

Lebih lanjut Agung juga menghimbau kepada desa-desa lain yang ada di Kecamatan Merakurak untuk melakukan berbagai inovasi. Trobosan atau inovasi tersebut dapat mencontoh atau mereplikasi dari daerah lain untuk diterapkan. 

“TPID dan Pemerintah Desa ini harus sering-sering melakukan studibanding atau mencari inovasi didaerah lain yang bisa untuk diterapkan di desanya,” pungkas Agung. (mus/roh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here